Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Satoru Mochizuki Membangun Tim U-17 Wanita Juara

×

Satoru Mochizuki Membangun Tim U-17 Wanita Juara

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 31 Maret 2024 – Gemuruh semangat membahana di Lapangan ABC Senayan, Jakarta. Di sanalah, 38 srikandi muda beradu kemampuan, memperebutkan tempat di Tim U-17 Wanita Indonesia. Di bawah arahan pelatih asal Jepang, Satoru Mochizuki, mereka berlatih keras, mengasah talenta, demi mengukir mimpi besar: menjadi juara di Piala AFC U-17 Wanita 2024.

Misi Mochizuki tidak mudah. Dia mencari “mutiara tersembunyi”, pemain-pemain istimewa yang tidak hanya memiliki skill individu mumpuni, tetapi juga jiwa pantang menyerah, komunikasi yang solid, dan kemampuan untuk membakar semangat tim.

“Saya ingin pemain yang bisa menjadi top dunia,” tegas Mochizuki. “Tapi itu semua masih jauh. Mereka masih muda. Yang penting mereka mau fight di lapangan, berjuang keras.”

Baca Juga:  Dai Kyokushin Karate Indonesia Ramaikan Kejurnas Grand Prix 8 Mataram  

Seleksi pemain Tim U-17 Wanita berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah menjaring talenta-talenta muda potensial. Di gelombang kedua, Mochizuki mempertajam fokusnya, mencari pemain dengan kelebihan unik, seperti kecepatan luar biasa, sundulan mematikan, atau visi dan umpan yang luar biasa.

Beberapa nama yang mencuri perhatian di antaranya Zahra Nafisa (Akademi Persib), Marcha Egis (Arema Women), dan Nilna Risqi (Arema Women). Ketiganya menunjukkan performa gemilang di seleksi gelombang pertama.

Zahra Nafisa, dengan kelincahannya, mampu melewati lawan dengan mudah. Marcha Egis, gelandang energik, memiliki visi dan umpan yang presisi. Sementara Nilna Risqi, sang bek tangguh, tak kenal lelah dalam menjaga pertahanan.

Mampukah Tim U-17 Wanita Indonesia, di bawah asuhan Mochizuki, meraih kejayaan di Piala AFC U-17 Wanita 2024? Jawabannya masih tersembunyi di balik kerja keras dan dedikasi para srikandi muda.

Baca Juga:  Kejurnas Sportbike 250 cc di Mandalika, Targetkan 25 Rider Bisa Mengaspal

Daftar 38 nama pemain Tim U-17 Wanita, gelombang kedua:

1. Zahra Nafisa (Akademi Persib)
2. Marcha Egis (Arema Women)
3. Nilna Risqi (Arema Women)
4. Putri Nadia (Arema Women)
5. Allya Putri (Babel)
6. Regina Puspa (Babel)
7. Reika Renata (Babel)
8. Ayu Diyasmita (Bali)
9. Jihan Jauhari (Bali)
10. Auliah Arifah (Banten)
11. Debby Alvani (Banten)
12. Umi Ita (Banten)
13. Edelweiz Auradiva (Borneo)
14. Amalia Ramadhani (DIY)
15. Olivia Kurniawan (DIY)
16. Aqeela Queen (DKI Jakarta)
17. Keyssya Harun (DKI Jakarta)
18. Arsinta Aulia (Jawa Barat)
19. Nanda Rahmawati (Jawa Barat)
20. Tata Risma (Jawa Tengah)
21. Bunga Fajriah (Jawa Timur)
22. Arvana Syifa (Kaltim)
23. Cleo Fatra (Kaltim)
24. Fitri Ahmad (Kaltim)
25. Yustina Wung (Kaltim)
26. Zaskia Oktavia (Kaltim)
27. Zahra Salwa (Lampung)
28. Alia Tabuni (Papua)
29. Amelia Heselo (Papua)
30. Rana Wandik (Papua)
31. Zweta Sibi (Papua)
32. Andini Syafina (Sumut)
33. Claresta Sihombing (Sumut)
34. Dinda Manurung (Sumut)
35. Nadira Umaya (Sumut)
36. Naila Sabilla (Sumut)
37. Oedaija O’shea (Sumut)
38. Rajula Syam (Sumut)