Berita

Bhabinkamtibmas Labuapi Ajak Warga Mandiri Pangan

×

Bhabinkamtibmas Labuapi Ajak Warga Mandiri Pangan

Sebarkan artikel ini
Cara Polsek Labuapi Perkuat Ketahanan Pangan Desa

LABUAPI — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi terus bergerak aktif dalam mendukung program strategis nasional. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, personel Bhabinkamtibmas Desa Labuapi melaksanakan kegiatan sambang warga. Mereka turun langsung ke lapangan untuk menemui para petani di wilayah binaannya pada Jumat (29/5/2026). Langkah proaktif ini digencarkan guna mendorong sekaligus mengedukasi masyarakat. Warga diajak agar memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan kosong menjadi area pertanian yang produktif demi mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah masyarakat ini bukan sekadar kunjungan biasa. Agenda ini melainkan bagian dari misi besar kepolisian sebagai penggerak roda swasembada di tingkat desa. Melalui pendekatan yang humanis, Bhabinkamtibmas berupaya membangun kesadaran kolektif warga. Kesadaran ini penting akan arti mandiri pangan secara mandiri mulai dari lingkungan rumah.

Mendorong Ketahanan Pangan Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan

Dalam dokumentasi kegiatan di lapangan, petugas Bhabinkamtibmas tampak membaur bersama warga di area ladang. Petugas yang mengenakan seragam dinas lengkap beserta pet dinas tersebut melakukan dialog interaktif. Mereka memberikan edukasi kepada seorang petani pria yang tengah sibuk mengelola tanah perkebunannya. Di samping mereka, hamparan tanaman jagung muda yang mulai tumbuh berjejer rapi menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki sektor agraris lokal jika dikelola secara optimal.

Melalui komunikasi tatap muka tersebut, jajaran kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program prioritas pemerintah terkait ketahanan pangan nasional. Petugas menekankan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan rumah maupun kebun kosong yang belum terkelola akan membawa dampak signifikan. Penanaman komoditas pangan, baik hewani maupun nabati, akan membantu memperkuat sektor ekonomi keluarga.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab moral. Mereka wajib mengawal program pemerintah ini agar menyentuh langsung masyarakat di lapisan bawah. Sektor pertanian berskala rumah tangga dinilai menjadi kunci penguat dalam menghadapi dinamika pemenuhan kebutuhan pokok saat ini.

“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani di Desa Labuapi, untuk tidak membiarkan ada lahan yang menganggur. Manfaatkan pekarangan yang ada di sekitar rumah kita untuk menanam tanaman pangan cepat panen seperti sayuran atau jagung. Langkah kecil ini jika dilakukan secara masif akan sangat membantu dalam menopang kebutuhan dapur secara mandiri serta memperkuat ketahanan pangan keluarga,” ujar Ipda Selamet Riadi.

Sinergi Polsek Labuapi dalam Mendukung Petani Lokal

Kegiatan sambang kemitraan yang berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif ini mendapat respons positif dari warga setempat. Dialog dua arah antara petugas dan petani menciptakan ruang diskusi yang hangat. Melalui ruang ini, petani dapat mengutarakan kondisi dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Pihak Kepolisian Sektor Labuapi menyatakan komitmennya untuk tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata. Polsek Labuapi akan terus mengawal, mendampingi, dan memberikan motivasi secara berkesinambungan kepada para petani di desa-desa binaan. Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan stimulus moral bagi petani untuk terus berinovasi dalam mengolah lahan mereka.

Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan kedaulatan sektor agraria yang kuat dapat terwujud mulai dari tingkat terkecil. Lebih dari itu, optimalisasi lahan produktif ini diproyeksikan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Langkah strategis ini sekaligus dapat menekan biaya pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan harian dan menjaga kestabilan ketahanan pangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *