perisainews.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Bima, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), semakin memperketat pengamanan di seluruh wilayah hukumnya. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan patroli gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang menyasar berbagai titik rawan guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga.
Upaya preventif ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan yang kerap memanfaatkan momentum pergantian tahun untuk melancarkan aksinya. Patroli berskala besar ini melibatkan piket gabungan fungsi dan Pamapta Polres Bima yang bergerak secara taktis mulai malam hingga dini hari.
Fokus Pengamanan dan Pencegahan Tindak Kriminalitas
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam (20/12/2025) ini difokuskan pada pencegahan kasus-kasus konvensional yang meresahkan masyarakat. Fokus utama tim di lapangan adalah menekan angka kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Selain itu, petugas juga mengantisipasi adanya aksi begal dan aktivitas balapan liar yang sering dilaporkan terjadi pada jam-jam rawan.
Patroli diawali tepat pukul 23.00 WITA dengan apel persiapan personel di halaman Mapolres Bima. Sebelum menyisir jalanan, tim melakukan pemeriksaan internal terhadap para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres untuk memastikan prosedur keamanan di markas komando tetap terpenuhi. Setelah koordinasi matang, rombongan personel yang dipimpin oleh Kanit III Pamapta Aipda Sahril, dengan pendampingan langsung dari Perwira Pengawas (Pawas) AKP Adib Widayaka, segera bergerak menuju lokasi-lokasi strategis.
Strategi Patroli di Titik Rawan Wilayah Hukum Bima
Dalam pergerakannya, tim patroli gabungan menyisir sejumlah jalan protokol dan area yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Tidak hanya sekadar melintas, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di beberapa titik untuk mengantisipasi gangguan mobilitas masyarakat. Kehadiran polisi di tengah malam ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi oknum yang berniat melakukan tindak pidana.
Selain tindakan preventif, petugas secara humanis berhenti di beberapa titik kumpul warga untuk memberikan imbauan Kamtibmas. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Komunikasi dua arah ini dibangun agar sinergi antara kepolisian dan warga tetap solid, terutama dalam menghadapi dinamika sosial menjelang perayaan hari besar nasional.
Pernyataan Resmi Kapolres Bima Terkait Situasi Keamanan
Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi atas dedikasi personelnya yang terus bekerja ekstra demi kenyamanan masyarakat. Melalui keterangan tertulis yang disampaikan oleh Kasi Humas AKP Adib Widayaka, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen institusi kepolisian dalam mengawal ketenangan ibadah Natal dan kemeriahan malam pergantian tahun.
“Kegiatan patroli gabungan KRYD ini merupakan langkah nyata Polres Bima dalam menjamin keamanan wilayah hukum kami, khususnya menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kami ingin memastikan masyarakat merasa terlindungi dari segala bentuk ancaman kejahatan jalanan maupun potensi gangguan ketertiban lainnya,” ujar AKP Adib Widayaka saat menyampaikan pesan Kapolres Bima.
Lebih lanjut, pihak kepolisian menyatakan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara konsisten hingga berakhirnya operasi pengamanan Nataru. Berdasarkan laporan terakhir di lapangan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas wilayah selama patroli berlangsung.
“Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari berjalan dengan lancar dan aman. Hingga saat ini, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima dilaporkan tetap kondusif,” tutup AKP Adib Widayaka dalam keterangan resminya.
Dengan intensitas patroli yang semakin tinggi, Polres Bima berharap masyarakat dapat menyambut tahun yang baru dengan penuh kedamaian tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Dukungan masyarakat dalam mematuhi aturan hukum sangat diharapkan demi terciptanya suasana Bima yang aman dan harmonis.












