Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Menggunakan Masker, Satgas Operasi Keselamatan Gatarin Polres Lobar Bagi Masker Gratis di Pasar Gerung

Perisainews.com – Dalam pelaksanaan Kegiatan Operasi Keselamatan Gatarain 2020, Personel Polres Lombok Barat, Anggota Sat Brimob Polda NTB dan Personel POMDAM IX Udayana melakukan himbauan dan bagi masker gratis di pasar Gerung Lombok Barat, Kamis (16/4).

KBO Sat Lantas Polres Lobar Ipda I Ketut Suriarta mengatakan bahwa kegiatan Operasi dilakukan dengan sasaran pusat perekonomian Masyarakat.

Banner Iklan Aruna

“Untuk meningkatkan keasadaran masyarakat, khususnya dalam penggunaan masker terutama di pasar tradisional,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, anggota yang tergabung dalam Satgas Operasi Keselamatan Gatarin 2020 ini, membagikan masker kepedagang kaki lima.

“Sosialisasi serta memberikan himbauan bahwa para pedagang yang berjualan agar menggunakan masker, dan apabila tidak menggunakan masker bisa berujung penindakan, berupa larangan berjualan oleh pihak terkait,” terangnya.

Menurutnya, terhadap anggota yang membagikan masker, sudah ditekankan untuk menyebar atau menjaga jarak.

“Bagi masker gratis ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan menghimbau kepada seluruh pedagang maupun pengunjung pasar agar menggunakan masker.

“Diharapkan dengan kegiatan ini, menambah kesadaran Masyarakat dalam menggunakan masker, untuk mencegah penuluran virus corona/covid 19 yang penyebarannya sangat cepat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu pula dilakukan himbauan agar hidup bersih dengan rajin mencuci tangan dan tetap menjaga jarak.

Selanjutnya Satgas Operasi melanjutkan kegiatannya menuju simpang tiga Jalan Imam Bonjol Gerung, memberikan himbauan dengan menggunakan alat pengeras, baliho dan foster.

“Di Lokasi ini, dengan menggunakan pengeras suara disampikan tentang bahaya virus covid 19, yang sangat berbahaya,” imbuhnya.

Terhadap beberapa pengendara yang tidak memiliki tujuan maupun keperluan yang sangat penting, disarankan untuk kembali kerumah dan berdiam dirumah guna pencegahan mata rantai covid 19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.