Tim Puma Polres Lombok Barat Berhasil Ringkus Pelaku Curas

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq mengungkapkan, Kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di BTN LA Resort Block C 06 No. 1 Desa Telagawaru Kec. Labuapi Kab. Lobar, Rabu (30/10/2019) berhasil diungkap Jajaran Sat Reskrim Polres Lombok Barat.

Polres Lombok Barat berhasil membekuk dua orang Pelaku, yang ditangkap secara terpisah diantaranya berinisial ZA, laki-laki 25 tahun, yang kini sudah menjalani hukuman di Lembaga permasyarakatan Mataram.

Banner Iklan Aruna

Sedangkan pelaku lain yang telah menjadi rekan dalam aksinya tersebut ditangkap berinisial AL, laki-laki 51 tahun berhasil di bekuk oleh TIM Puma Polres Lombok Barat, Rabu, (10/6).

Kasat Reskrim menuturkan pelaku yang diringkus merupakan pelaku residivis yang memang beran sebagai spesialis bobol rumah.

“Pelaku kedua yang kami tangkap memang sudah terbiasa melakukan aksi membobol rumah dan pelaku terebut telah berulangkali divonis melakukan tindak kriminal,” terangnya.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan korba yang tinggal di BTN LA Resord Kec. Labuapi yang mengadukan rumahnya telah dibobol oleh maling.

Pada saat kejadian, korban yang tertidur pulas tidak menyadari kalau rumahnya telah dibobol maling saat di pagi harinya.

Korban yang melaporkan kejadian tersebut mengalami sejumlah kerugian sebanyak Rp 8,8 Juta rupiah.

Diantaranya 2 HP dan uang tunai sejumlah Rp 800 Ribu yang disimpan dirumahnya raib dibawa pelaku.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, diperoleh informasi terkait keberadaan Barang Bukti berada di Wilayah Mataram.

Hp yang hilang tersebut dikuasai oleh seseorang, dan diketahui bahwa HP tersebut diperolehnya dari ZA, seharga Rp 600 ribu.

Atas informasi tersebut, Tim Puma Polres Lobar langsung melakukan penagkapan terhadap ZA, dan dari pengakuannya pencurian tersebut dilakukan bersama dengan AL.

Tim Puma yang mengumpulkan informasi tersebut segera memburu keberadaan AL, yang berada di salah satu dusun Desa Karang Bongkot, Labuapi.

tanpa adanya perlawanan.

Setelah melakukan penangkapan, AL dan ZA mengakui telah melakukan pencurian bersama diwilayahnLabuapi dan sudah pernah di hukum (vonis) sebanyak 14 kali.

Selanjutnya para tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Lombok Barat.

Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan anatara lain satu unit HP Xiaomi real me C1, dan sejumlah pecahan mata uang asing, satu unit TV Merk Samsung.

ZA saat ini sudah mendekap menjalani hukuman, sedangkan AL dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3, ke 4, dan ke 5 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.