Binkam  

Sambangi Kelompok Nelayan, Satpolairud Polres Lobar Himbau Nelayan untuk Dilengkapi dengan Alat Keselamatan

Perisainews.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat melaksanakan Sosialisasi Program Quick Wins kegiatan I tentang penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila yang dihadiri oleh perwakilan  nelayan pesisir, toga dan tokoh masyarakat, Rabu (4/3).

Kasat Polairud Polres Lobar Ipda I Gusti Made Suarjaya memimpin langsung kegiatan ini, sekaligus menjelaskan tentang tugas pokok Polisi Peraiaran dari pengawalan hingga tugas SAR laut.

Banner Iklan Aruna

“sudah merupakan tugas kami dari satpolairud untuk memberikan pertolongan kepada nelayan apabila terjadi kecelakaan di laut,” ungkapnya.

Kepada para nelayan, disarankan untuk memberikan kontak person kepada sat polairud, serta dihimbau untuk tidak melakukan tindak pidana perairan.

“Perlu diketahui ikan jenis apa saja yang tidak boleh ditangkap, serta diperjual belikan seperti penyu bersisik lumba- lumba, hiu dan lain-lain,” jelasnya.

Didampingi oleh para Komandan Kapal,  dan para kanit, personil gakum serta para kasubnit, Kasat Polairud Polres Lobar menjelaskan tentang penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila.

“Memberikan edukasi kepada kelompok nelayan terhadap bahaya masuknya kelompok radikal,” ungkapnya.

Diharapkan peran serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan untuk menditeksi dini, terutama terhadap para pendatang yang dicurigai memberikan ajaran-ajaran menyimpang.

“Waspadai terhadap penyebaran ajaran menyimpang dari ketentuan agama masing-masing sesuai dengan Syariat Islam,” katanya kepada para kelompok nelayan yang hadir.

Selain itu kasat polairud berpesan agar saling mengingatkan untuk terhindar dari pengaruh organisasi yang terkait dengan kelompok terorisme.

“Sudah jelas, bahwa dasar negara kita Pancasila dan UUD 45 sebagai pedoman dalam hidup dan berkhidupan Berbangsa dan Bernegara,” imbuhnya.

Selanjutnya Kasat Polairud mensosialisasikan dan menekankan akan pentingnya alat-alat keselamatan diatas kapal.

“Pada saat mencari ikan, untuk mengantisipasi kecelakaan laut untuk tetap melengkapai dengan alat-alat keselamatan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan perkembangan stuasi cuaca saat ini, memasuki musim penghujan dan gelombang tinggi.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua kelompok nelayan Dsn. Melase dan sesi tanya jawab dan pada kesempatan itu disampaikan keluhan dari kelompok nelayan.

Menurut nelayan, dengan adanya penjaring seret disekitar perairan melase sangat merugikan tangkapan ikan nelayan setempat.

“ini akan ditindak tegas dan memerintahkan personel polairud pangkalan senggigi untuk segera menindak lanjuti laporan nelayan tersebut,” katanya.

Ditutup dengan doa oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan photo bersama dan ikrar nkri harga mati bersama masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, satpolairud polres lobar menyerahkan sarana kontak seperti paket, sembako, bendera merah putih, sabun mandi, lifejacket, pigura pancasila kepada perwakilan masyrkat yang ditunjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.