Pelaku Pencurian di Gudang PT. MISP Berhasil Ditangkap Unit Reskrim Polsek Gunungsari

Pelaku Pencurian di Gudang PT. MISP Berhasil Ditangkap Unit Reskrim Polsek Gunungsari

Lombok Barat, NTB  – Unit Reskrim Polsek Gunungsari telah mengamankan dua tersangka pencurian di Gudang PT. MISP. Yang berada di Wilayah Dusun Wado , Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat (TKP).

Kapolsek Gunungsari, Polresta Mataram, Polda NTB, AKP Agus Eka Artha Sudjana SH, mengkonfirmasinya, Sabtu (28/05/2022).

Banner Iklan Aruna

Dalam keteranganya, unit Reskrim Polsek Gunungsari, Polresta Mataram mengamankan tersangka berinisial ZR, laki (20). ZR Merupakan warga asal Ampenan kota Mataram dan RS laki (19) asal Dusun Meninting, Lombok Barat.

“Peristiwa ini atas laporan salah satu karyawan PT. MISP (korban) LP/B/26 tanggal 24 Mei 2022,” ungkap Kapolsek

Berdasarkan hasil olah TKP dan mendengar keterangan saksi, unit Reskrim Polsek Gunungsari mengantongi identitas tersangka. Kemudian segera dapat mengamankannya di kediamannya masing-masing.

Kronologis singkat kejadian menurut Kapolsek, bahwa pada hari tersebut (24/05) sekitar pukul 15:00 Wita korban tidak berada di rumah. Yang mana rumah tersebut korban juga menggunkannya sebagai gudang tersebut.

“Saat sore hari ketika korban pulang ke rumah atau gudang itu, mendapati beberapa alat sudah tidak ada. Antara lain kabel Fider dan mesin MRFU merk Huawei yang ada di Dalam rumah atau gudang tersebut,” jelasnya.

Saat mengecek seluruh pintu dan jendela korban melihat salah satu jendela dalam keadaan baru habis tercongkel.

“Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Oleh karenanya korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Gunungsari,” ucap Eka.

Setelah melakukan penyelidikan atas keterangan saksi-saksi, tim unit Reskrim Polsek Gunungsari akhirnya dapat menyimpulkan tersangka Pencurian di Gudang ini.

“Saat ini kedua pelaku telah mengamankannya di Mapolsek Gununsari,” tegasnya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil mengamankannya antara lain satu gulung kabel Pider, dua unit mesin MRFU merk Huawei. Kemudian satu potongan besi pagar, dan satu unit sepeda motor.

Atas peristiwa ini kedua pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.