Pedagang Cilok di Rumak Dapat Paket Sembako Dari Polisi, dan Borong Bakso Dagangannya

  • Bagikan

Lombok Barat, NTB Dalam patroli Blue Light gabungan untuk memastikan situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat tetap kondusif, Personel Polres Lombok Barat Polda NTB, juga melakukan pengawasan penerapan prokes dan terkait pembatasan jam operasional malam.

 

Dengan tetap mengedepankan  cara humanis, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyaluran bantuan sembako di 15 Lokasi, menyasar pedagang kecil yang terdampak covid-19 di Lombok Barat, Rabu (28/7/2021).

 

Disalah satu tempat, petugas gabungan ini memborong dagangan seorang pedagang bakso cilok, yang masih sepi pembeli hingga waktu pembatasan jam operasional malam akan berakhir.

 

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Iptu I Made Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K, mengatakan jajarannya mengambil inisiatif ini, berharap dapat membantu kesulitan pedagang kecil dimasa PPKM saat ini.

 

“Terkait pembatasan Jam Operasional malam, tentunya sangat berdampak kepada pedagang kecil, yang menggantungkan hasil penjualan saat berjualan pada malam hari,” ungkapnya.

 

Ini berawal saat petugas Patroli Polres Lobar melewati wilayah Rumak Kediri, tiba-tiba rombongan patroli ini menghampiri seorang pedagang bakso cilok, yang sedang menunggu dagangannya.

 

Pedagang bakso cilok yang sudah berumur paruh baya ini, pasrah saat dihampiri petugas, saat petugas memberikan himbauan dan mengingatkan tentang penerapan prokes dan pemberlakukan jam operasional malam.

 

“Saat kami hampiri, waktu sudah menunjukan hampir pukul 22.00 wita, namun dagangannya masih banyak tersisa,” kata kasat reskrim.

 

Walaupun dalam kondisi tersebut, pedagang cilok ini mengatakan bahwa telah mengetahui apa yang telah menjadi ketentuan pemerintah, tentang pembatasan jam Operasional malam, dan segera akan beranjak pulang.

 

“Melihat kondisi tersebut, kami berinisiatif sekedar membantu meringankan beban pedagang ini, dengan cara membeli dagangannya, agar saat pulang tidak dengan tangan kosong,” katanya.

 

Menurutnya, walaupun ditengah gencarnya upaya penaggulangan dan pencegahan covid-19 yang saat ini kondisinya yang memprihatinkan, namun sisi humanis dan kemanusiaan untuk tidak diabaikan.

 

“Dalam kegitan patroli kali ini, mengambil Rute dimulai dari Kecamatan Kediri, Labuapi dan Gerung, secara umum situasi masih terkendali, dan saat menemukan pelanggaran prokes langsung diingatkan,” ucapnya.

 

Kasat Reskrim berharap masyarakat dapat mengerti dengan kondisi saat ini, untuk bersama-sama melakukan penanggulangan penyebaran covid-19, sehingga secepatnya kondisi bisa normal kembali.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *