Hukrim  

Pasang Kawat Listrik Untuk Hama, Malah Keponakan Sendiri yang ‘Kesetrum’

Perisainews.com – Atas kelalaiannya, seorang warga berinisial AL dari Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi Bima harus berurusan dengan dengan Polisi, Senin (9/3).

Kasubbag Humas Polres Bima, AKP Hanafi mengatakan bahwa, kelalaian menyebabkan orang meninggal dunia ini terjadi di Persawahan So Pupu mada kaleli Desa Sampungu Kec. Soromandi Kab.Bima, Sabtu (21/3).

Banner Iklan Aruna

“Adapun yang menjadi korban atas kejadian tersebut adalah Nurahim, 18 Thn, Petani, laki-laki, yang beralamat Rt 09 Rw 06 Dsn.Mada Rida Desa Sampungu Kec. Soromandi,” ungkapnya.

tewas akibat tersengat listrik dari kawat yang dipasang oleh tersangka AL yang merupakan paman dari korban itu sendiri.

“Berawal dari tersangka AL memasang Kawat listrik di sekeliling kebun miliknya, sekitar enam hari sebelum kejadian,” jelasnya.

Menurut tersangka, kawat listrik tersebut di aliri arus listrik sebesar 450 KWH, dengan tujuan untuk menjaga kebun dari binatang seperti babi, sapi, dan lain – lain.

“Tersangka berencana akan menyalakan arus listrik ke kabel yang dipasang, sesaat setelah sholat isya dan akan di matikan setelah pukul 05.00 wita,” imbuhnya.

Namun pada saat kejadian tersangka tidak tidur dikebun tersebut, melainkan tidur dikebun lain miliknya dan tidak mematikan pagar listrik tersebut.

“Kemudian tersangka mendapat informasi dari Staf Desa bahwa, ada seseorang yang tewas akibat terkena sengatan arus listrik di kebun miliknya,” terangnya.

Mendapat kabar tersebut, tersangka langsung berlari untuk mengecek, dan ternyata orang yang tewas tersebut adalah ponakannya sendiri.

“Dihimbau kepada pemilik lahan dimanapun berada, untuk tidak memasang kawat listrik di kebunnya, karena sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya sendiri dan juga orang lain,” imbaunya.

Atas kelalaiannya ini, AL setelah di lakukan Gelar Perkara maka Atas perbuatan tersangka telah cukup bukti telah melakukan perbuatan tindak pidana atas kelalaiannya menyebabkan orang meninggal dunia sehingga atas perbuatan tersangka AL tersebut dikenakan pasal 359 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.