Binkam  

Komitmen Polsek Labuapi Kawal Kedaulatan Pangan Nasional: Edukasi Pemanfaatan Lahan Mandiri untuk Ekonomi Warga

Langkah Nyata Polri Perkuat Kedaulatan Pangan Nasional Melalui Pendampingan Intensif Petani di Lombok Barat
Langkah Nyata Polri Perkuat Kedaulatan Pangan Nasional Melalui Pendampingan Intensif Petani di Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Kedaulatan pangan nasional kini menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dari unit terkecil. Menindaklanjuti arahan strategis tersebut, jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat terus meningkatkan intensitas pendampingan di sektor pertanian dan peternakan guna memastikan ketersediaan pangan bergizi tetap terjaga bagi masyarakat luas.

Pada Minggu (15/03/2026), personel Bhabinkamtibmas Desa Terong Tawah melaksanakan kegiatan sambang sekaligus pemantauan langsung terhadap perkembangan sektor pertanian di wilayah binaannya. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Pusat, khususnya dalam menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Penguatan Lahan Produktif di Desa Terong Tawah

Dalam kegiatan yang berlangsung di bawah terik matahari tersebut, petugas kepolisian terjun langsung ke area persawahan dan perkebunan jagung yang sedang dikelola oleh masyarakat setempat. Pemantauan ini tidak hanya sekadar kunjungan formal, melainkan mencakup pengecekan mendalam terhadap progres pertumbuhan tanaman, kualitas bibit yang digunakan, hingga kendala teknis yang dihadapi petani di lapangan.

Selain fokus pada tanaman pangan utama, Bhabinkamtibmas juga meninjau sektor peternakan kecil mandiri dan pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Pola integrasi antara pertanian dan peternakan ini dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, terutama di tengah dinamika harga pangan global yang fluktuatif.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani adalah bentuk komitmen pelayanan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan tanpa hambatan keamanan maupun distribusi.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan kepada warga. Tujuannya jelas, yakni memastikan setiap jengkal lahan produktif di wilayah Labuapi, khususnya Terong Tawah, dapat memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan bergizi keluarga,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa.

Menjaga Stabilitas Harga dan Harapan Petani

Dialog interaktif antara petugas dan para petani menjadi bagian penting dalam kunjungan ini. Polisi menyerap berbagai aspirasi terkait kondisi pasar, terutama mengenai fluktuasi harga kebutuhan pokok yang seringkali menjadi beban bagi masyarakat kecil. Para petani berharap agar pemerintah tetap menjaga stabilitas harga jual hasil panen mereka agar sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian memberikan edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan dari rumah. Dengan memaksimalkan lahan di sekitar tempat tinggal untuk menanam sayuran atau memelihara ternak kecil, ketergantungan masyarakat terhadap pasar dapat diminimalisir. Langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa pertahanan pangan nasional dimulai dari basis ekonomi rakyat yang kuat.

Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan kelompok tani merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Menurutnya, jika ketahanan pangan di tingkat unit keluarga sudah kokoh, maka ketahanan pangan nasional secara otomatis akan terbangun dengan sendirinya.

“Kami mendengarkan kekhawatiran masyarakat soal harga pokok. Oleh karena itu, kami mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai langkah konkret menekan pengeluaran. Hasil produksi mandiri ini diharapkan mampu membantu menunjang kebutuhan operasional rumah tangga lainnya sehingga ekonomi warga tetap stabil,” tambah Kapolsek Labuapi.

Komitmen Pendampingan Berkelanjutan

Upaya yang dilakukan oleh Polsek Labuapi ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga Desa Terong Tawah. Kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal distribusi pupuk, ketersediaan air irigasi, hingga membantu mencarikan solusi atas permasalahan hama yang seringkali merugikan petani.

Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motivator dan jembatan antara petani dengan instansi terkait. Edukasi mengenai pola tanam yang efisien dan pemanfaatan teknologi pertanian sederhana terus digalakkan agar hasil panen di wilayah Lombok Barat dapat terus meningkat secara kualitas maupun kuantitas.

Dengan sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah desa, dan kepolisian, stabilitas pangan di tingkat lokal diharapkan dapat terjaga dengan baik. Langkah proaktif ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaulat di bidang pangan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *