Nekat, Petani Curi Kabel PT Waskita Yang Masih Dialiri Listrik

Pencurian Kabel di Ogan ilir. Dok. Humas Polri

Ogan Ilir, Sumatra Selatan – Polisi berhasil meringkus pencuri kabel PT Waskita Sriwijaya Tol, Desa Harapan Kecamatan Pemulutan, tepatnya bawah Jembatan Tol Palembang-Kayuagung-Lampung.

Padahal kabel sendiri masih dialiri listrik tegangan tinggi, untuk lampu jalan.

Banner Iklan Aruna

Unit Reskrim Polsek Pemulutan berhasil mengankan tersangka berinisial Junaidi (42), petani, warga Desa Babatan Saudagar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Tersangka dibekuk Rabu (23/2/2022), sekitar pukul 14.20 WIB, saat beraksi di Desa Harapan Kecamatan Pemulutan. Tepatnya bawah Jembatan Tol Palembang-Kayuagung-Lampung atau STA 364 Kabupaten OI.

Wakapolres Ogan Ilir Kompol Hardiman, didampingi Kasatreskrim AKP Shisca Agustina dan Kapolsek Pemulutan AKP Harry Yusman mengatakan aksi tersangka kepergok polisi yang sedang hunting di Desa Harapan, Minggu (27/2/2022).

“Ketika anggota kita mendekati lokasi, ternyata pelaku telah melarikan diri. Namun barang-barang milik pelaku masih tertinggal di TKP, termasuk Handphone dan sebilah parang. Dari itulah, anggota mengetahui identitas pelaku, dan langsung melakukan pengejaran,” tegas Wakapolres Ogan Ilir.

Pelakupun diringkus Polsek Jajaran ketika melintas di Sungai Ogan. Dimana pelaku sering melintas pada hari yang sama. Setelah sebelumnya polisi mendatangi kediaman pelaku.

“Pelaku kita amankan pada hari yang sama sekitar pukul 15.40 WIB. Pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana ancamannya maksimal 7 tahun penjara,” jelas Wakapolres Ogan Ilir.

Dari pelaku disita barang bukti satu perahu warna merah hijau, sebilah parang bergagang plastik warna biru. Kemudian, kapak bergagang kayu.

Selain itu, ada gulungan kabel warna hitam, Hp Merk Nokia warna putih. “Atas aksi pencurian itu, PT Waskita mengalami kerugian sekitar Rp22 juta,” ungkap Wakapolres Ogan Ilir.

Manager PT Waskita Sriwijaya Tol, Hasbi Fadillah mengungkapkan terimakasih dan apresiasinya kepada Polres OI dan jajaran.

Sementara Pelaku mengaku melakukan hal itu, ketika melihat ada kesempatan. Adapun pencurian, diakuinya seorang diri dan baru pertama kalinya.

“Walaupun lampu mati ternyata kabel itu teraliri listrik. Kemudian kabel itu saya potong pakai kapak,” ungkap Pelaku.

Pelaku mengaku, kabel itu hendak ia jual ke tukang rongsokan. Dan uangnya digunakan untuk keperluan sehari-hari. “Saya belum tahu hasilnya. Kabel itu belum sempat saya jual,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.