Libur untuk Cegah Pandemi Covid 19, Sekolah SD di Rumak Dibobol Maling

Perisainews.com – Polsek Kediri, Polres Lombok Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah sekolah SD di Rumak Kediri.

Kapolsek Kediri Iptu Donny Wira Setiawan, S.IK mengatakan bahwa para pelaku melakukan aksi pencurian ini memanfaatkan libur sekolah, Jumat (20/3).

“Libur Sekolah dalam rangka mengantisipasi sebaran covid-19 ini dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya,” ungkapnya.

Banner Iklan Aruna

Berawal dari Laporan Pihak Sekolah SDN 3 Rumak, dalam hal ini dilaporkan oleh Kepala Kepala Sekolah SDN 3 Rumak Roani.

Atas Laporan ini, Polsek Kediri melakukan penyelidikan, dan diduga YD bersama komplotannya melakukan pencurian di SDN 3 Rumak ini.

“Dari hasil penyelidikan, YD dicurigai dari tingkah lakunya sehari – hari dua malam berturut – turut tetap bekele (makan bareng),” jelasnya.

Atas informasi tersebut kemudian Team Opsnal Unit Reskrim Polsek Kediri langsung mengamankan YD bersama AM dirumahnya yang bersebelahan dengan TKP.

“Tersangka mengakui telah mengambil barang barang milik SDN 3 Rumak dengan cara meloncati pagar, lalu mengangkat MN yang masih merupakan anak dibawah umur untuk masuk melalui ventilasi ruang perpustakaan,” tuturnya.

Setelah MN berhasil masuk, akhirnya dengan leluasa mengeluarkan barang – barang milik sekolah SDN 3 Rumak, setelah di luar barang – barang tersebut disembunyikan di taman.

“Tersangka memanfaatkan rekan-rekan lainnya yang masih dibawah umur, diantaranya MN, RZ dan FZ untuk membawa keluar sekolah barang – barang tersebut,” ujarnya.

barang-barang hasil curian tersebut kemudian sebagian dibawa ke rumah YD dan sebagiannya lagi telah dijual ke beberapa lokasi.

“Uang hasil penjualan barang – barang curian tersebut diakui untuk acara makan – makan bersama teman – temannya serta membayar hutang,” imbuhnya.

Adapun barang-barang yang berhasil digasak para pelaku antara lain satu unit printer merek Hp Ink warna hitam, lima unit proyektor berbagai merk, empat unit speaker aktif merek sonicgear Quatro dan satu unit Laptop merek Toshiba warna hitam.

“Sehingga dengan adanya kejadian tersebut, pihak sekolah SDN 3 Rumak mengalami kerugian sekitar Rp. 45 juta,” katanya.

Sedangkan Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi yaitu empat unit proyektor, dua set speaker aktif merk sonicgear, satu unit printer merk HP warna hitam,dua buah kabel VGA warna putih, satu set alat pemeriksaan THT dan satu unit Laptop merk Toshiba warna Hitam.

Terhadap Tersangka YD dan komplotannya, disangkakan dengan pasal 363 Ayat (1) Ke – 4e  dan 5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara                     selama – lamanya tujuh tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.