Lakukan Cara Persuasif Humanis, Penangkapan Pelaku Bobol Kantor di Kota Bima Kondusif

Lakukan Cara Persuiasif Humanis, Penangkapan Pelaku Bobol Kantor di Kota Bima Kondusif

Kota Bima, NTB – Dalam pengungkapan dan penangkapan, para keluarga teduga pelaku Bobol Kantor di Kota Bima merestuinya.

Tim Puma 1 melakukan pendekatan persuasif dan bijak memahami kerja aparat kepolisian. Sehingga dalam pengungkapan ini berjalan damai dan tanpa tindakan tegas terukur.

Banner Iklan Aruna

Ini terlihat saat Tim Puma 1 bawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid. Mengamankan satu dari sekian pelaku yang membobol kantor pemerintahan di wilayah Kota Bima.

Jum’at (27/6) petang kemarin, saat menjemput KH alias Keras (17) warga Sape Kabupaten Bima. Baik keluarga dan tokoh masyarakat setempat menyetujuinya.

Terduga yang merupakan bagian dari komplotan pelaku bobol kantor pemerintah, dan Tim Puma 1 akhirnya berhasil mengamankannya.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, menyampaikannya kepada media, Sabtu (28/5/2022) siang ini.

“Saat mengamankan terduga pelaku yang terbilang remaja ini, Tim Puma 1 datang baik-baik. Dan langsung bertemu keluarga terduga berikut tokoh masyarakat setempat,” ungkapnya.

Tim Puma 1 menyampaikan maksud dan tujuan serta menceritakan Ikhwal kaitan dengan pengungkapan bobol kantor yang di dalamnya ada kaitan dengan terduga KH. Kemudian pihak keluarga pun menyetujui alias merestui KH, sehingga Tim Puma 1 berhasil menjemputnya.

“Setelah mendapat persetujuan pihak keluarga dan tokoh masyarakat setempat, Tim Puma 1 langsung membawa KH menuju Mako Polres Bima Kota. Untuk memprosesnya sebagaimana hukum yang berlaku,” terangnya.

KH merupakan bagian dari komplotan pembobol kantor Dinas Tenaga Kerja Kita Bima sebagaimana laporan pengaduan nomor : ADUAN/K/21 /II/2022/NTB/Res Bima Kota/Sek Rastim.

Tanggal 13 Februari 2022, atas nama pelapor Khaeruddin (48) selaku tenaga kontrak di Kantor Dinas Tenaga  Kerja Kota Bima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.