Korban Tenggelam Saat Menjaring Ikan dipantai Elak-elak Sekotong, Berhasil Ditemukan oleh Polisi dan Warga

Perisainews.com – Pencarian Korban di duga Tenggelam karena Menjaring ikan di Pantai elak elak dusun Pengawisan Desa Sekotong barat kec. Sekotong kab. Lobarditemukan, Minggu (12/4).

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta SH, mengatakan bahwa Informasi Warga atau korban di duga Tenggelam di peroleh dari salah seorang warga pengawisan.

“Warga memberikan menginformasikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Sekotong Barat, bahwa di pantai Elak-elak ada korban tenggelam,” ungkapnya.

Personel Polsek Sekotong langsung melaksanakan pengecekan di lokasi tempat Korban di duga tenggelam.

Banner Iklan Aruna

Lokasinya yaitu di antara perairan ujung Pantai elak elak dengan Gili penyu dusun Pengawisan desa Sekotong barat.

Adapun identitas Korban bernama Amaq Munah alias Seron, laki laki, umur diperkirakan 50 Tahun, islam, sasak, alamat Dusun menjut Desa Kedaro.

Kapolsek menjelaskan Kronologis kejadiannya, yaitu Korban bersama saksi an. Amaq Saman di duga menjaring ikan di perairan ujung Pantai elak elak dengan Gili penyu dusun Pengawisan desa Sekotong barat.

“Sebelumnya saksi telah melarang korban untuk memancing dilokasi tersebut, namun Korban tidak mengindahkan larangan saksi,” ungkapnya

Korban tetap pergi menjaring ikan, sesampainya di pertengahan lokasi menjaring ikan, korban tiba tiba langsung tenggelam, dan korban sempat melambaikan tangannya meminta pertolongan.

“Melihat Korban melambaikan tangannya, saksi panik dan selanjutnya karena situasi sepi saksi berlari ke arah timur dan bertemu dengan saksi atas nama Supriadi,” imbuhnya.

Supriadi merupakan Kepala dusun menjut desa Kedaro, selanjutnya melakukan pencarian sendiri dengan menggunakan perahu.

“Sampai ditengah, Supriadi sempat melihat korban yang sudah tenggelam dan hanyut di dalam air , dan hanya bisa mengambil jaring korban,” terangnya.

Karena panik dan tidak bisa berenang, Supriadi akhirnya kembali untuk meminta pertolongan kepada warga yang lebih banyak.

Kemudian dengan upaya Polsek sekotong bersama warga masyarakat melakukan pencarian di lokasi itu, dan setelah dilakukan pencarian menggunakan perahu.

“Akhirnya korban ditemukan pada dalam keadaan meninggal dunia, dan korban dievakuasi ke puskesmas pelangan untuk di periksa,” tandasnya.

Setelah dilakukan visum terhadap korban, pihak puskesmas menyampaikan kepada pihak kelurga korban bahwa tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada korban.

“Sehingga pihak Puskesmas pelangan menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk dimakamkan,” ujarnya.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka di dusun Menjut Desa Kedaro menggunakan Ambulance puskesmas pelangan.

“Kami dari pihak Kepolisian menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan, dan berharap untuk tetap diberi ketabahan,” katanya.

Polsek Sekotong kemudian menyerahkan Jenazah korban kepada keluarga untuk dimakamkan dengan layak.

“Keluarga korban ikhlas menerima dengan meninggalnya almarhum Amaq Munah, dan menolak untuk dilakukan Otopsi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.