KapDi Kabupaten Lombok Timur Desa Timba Gading Salah Satu Desa Yang Mengikuti Lomb Kampung Sehat

KAPOLSEK SEMBALUN

perisainews.com – Saat ini 61 desa di Kabupaten Lombok Timur  sudah membentuk kampung sehat  yang diharapkan bisa menekan angka positif covid-19 dengan saling menjaga dan peduli di lingkungan yang terkecil.

Salah Satu Desa yang mengikuti Lomba yaitu Desa Timbang Gading Kecamatan Sembalun yang terletak di sebelah Utara Kabupaten Lotim di Lereng Gunung Rinjani.

Banner Iklan Aruna

Polres Lombok Timur, melalui Polsek Sembalun. Langsung bergerak menindaklanjuti kesiapan Desa Timba Gading, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Untuk mengikuti Lomba Kampung Sehat, yang telah di launching langsung oleh Gubernur NTB, Kapolda NTB, dan Danrem beserta unsur terkait lainnya. Pada hari Jumat (19/6).

Adapun yang hadir pada saat itu, ketua tim Satgas penanganan percepatan dan pencegahan Covid-19 Kecamatan Sembalun, H.M Zaidar Rohman S.STP.,MH sekali gus sebagi Camat Sembalun, Kapolsek Sembalun, IPTU. LL Panca Warsa SH, Koramil 1615-10/Sembalun, Kepala Puskesmas, Kades Sembalun Timba Gading, para Kepala Dusun, dan tokoh masyarakat.

Kapolsek Sembalun mengatakan, Lomba Kampung Sehat, merupakan kemandirian Desa beserta Masyarakat. Dimana kebijakan ditingkat desa diterapkan dalam penanganan covid 19, dan untuk mendukung progeres pemerintah dalam penanganan pandemi virus Covid-19 yang melanda di seluruh Wilayah Indonesia, dimana dampaknya dirasakan hingga ke desa- desa.

Dalam hal ini, pemerintah berupaya untuk memutus mata rantai dan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan bersama-sama membangun ketangguhan masyarakat dan menumbuhkan semangat kebersamaan untuk lebih waspada dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

“Ini kan salah satu upaya Kepolisian RI, untuk membantu dan mendukung pemerintah dalam upaya memutus mata rantai dan pencegahan penyebaran Covid-19. Serta meminimalisir dampak ekonomi, sosial, dan pendidikan di tengah masyarakat”, jelas, IPTU. LL Panca Warsa SH, Kapolsek Sembalun, saat di kompirmasi oleh media ini di ruang kerjanya. Pada hari Senin (22/6).

“Supaya kemandirian dalam menghadapi situasi, tidak hanya terfokus dengan penyebaran covid-19 saja. Agar masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa, dengan tetap mengikuti protokol Kesehatan dalam transisi menuju new normal”, imbuhnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mendorong untuk mengembangkan inovasi kreatifitas, dengan memanfaatkan potensi masing-masing Dan yang terpenting merubah mainset masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dalam protokol Kesehatan covid-19.

“SOP kesehatan di Desa secara administrasi harus dilengkapi, selalu berkoordianasi dengan tim Satgas Kecamatan. Juga penguatan program yang sudah ada melalui pendampingan TNI-Polri dan intansi lainnya”, katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.