Isu Hoax Penutupan Pasar, Satgas Pangan Polda NTB Bersama Pemda Sidak Pasar

Perisainews.com – Tim gabungan dari Satgas Pangan Polda NTB, Bersama dengan Dinas Perdagangan Prov NTB dan Dinas Perdagangan Kota Mataram telah melakukan Sidak di sejumlah pasar.

Sidak dilakukan di Pasar tradisional serta pasar modern yang berada di Kota Mataram, Jumat (20/03)

Kegiatan ini bertujuan untuk mengimbau kepada para pedagang pasar tradisional, tentang adanya berita hoax terkait penutupan pasar tradisional

Dalam Siaran Persnya, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kegiatan sidak ini menindaklanjuti pasca beredarnya isu virus corona, Sabtu (21/3).

“Sekaligus melakukan monitoring harga bahan pokok di Pasar Tradisional serta Pasar Modern yang berada di Kota Mataram,” katanya.

Banner Iklan Aruna

Dalam kegiatan Sidak tersebut, Tim dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol Ekawana selaku Kasatgas Pangan daerah NTB dan staf tim satgas pangan Polda NTB.

Sekretaris Perdagangan pada Dinas Perdagangan Prov NTB bersama Staf serta Kabid PDN Dinas Perdagangan Kota Mataram turut mendampingi dalam kegiatan ini.

“Hasil pemantauan di Pasar Kebon Roek tidak ada penutupan pasar tradisional, serta ketersediaan bahan-bahan pokok dan sembako bisa di jual sampai satu minggu kedepan,” ungkapnya.

Di pasar Tradisional Mandalika menurut penuturan salah satu pedagang, stok kebutuhan pokok masih mencukupi, demikian juga terkait harga dan ketersediaan sembako di pasar Pagesangan masih cukup banyak tersedia.

“Sedangkan hasil pengecekan harga sembako yang dilaksanakan di pasar modern (Hypermart), ketersediaan gula pasir sudah habis terjual satu minggu yang lalu, masih menunggu suplai dari gudang hypermart pusat,” terangnya.

Untuk pembelian semua beras di Hypermart hanya bisa membeli maksimal 10 KG beras per konsumen, ketersediaan barang pokok seperti gula , minyak goreng dan beras yang akan di suplai ke wilayah-wilayah di seluruh indonesia telah di atur dari pusat hypermart.

“Dihimbau kepada masyarakat luas, agar jangan percaya dengan hoax tentang isu akan ditutupnya pasar-pasar, karena Pemerintah menjamin ketersediaan Sembako,” imbaunya.

Dari hasil pengecekan langsung dilapangan, baik disuluruh pasar baik tradisional maupun pasar modern masih terpantau normal.

“Khusus kepada yang membuat hoax, Polri akan menindak tegas terhadap siapapun yang dengan sengaja membuat dan menyebarkan berita bohong,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.