Binkam  

Gerakan Inovatif Masyarakat Dusun Due Pelet Desa Kuripan Lobar Dalam Memprakarsai Pembuatan Kerajinan Sampah Plastik yang Bernilai Ekonomis

perisainews.com – Menghadapi Masa Transisi di tengah Pandemi Covid – 19 tidak terlepas dari Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Salah satu penyumbang terbesar timbulnya berbagai macam penyakit yakni sampah.

Banner Iklan Aruna

Namun menyikapi hal tersebut, Ibu Ariani menjadi pemrakarsa dalam menyulap botol dan gelas plastik bekas menjadi berbagai kerajinan unik dan menarik yang memiliki nilai ekonomis dengan memberdayakan sekelompok Ibu-ibu di Dusun Due Pelet, Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.

“Kerajinan tangan berupa pengolahan sampah (nol rupiah) mereka olah menjadi kerajinan yang menghasilkan produk bernilai financial,”ungkap Kapolsubsektor Kuripan Iptu Agus Supriadi.

Pengolahan sampah tersebut memiliki berbagai tahapan dimulai dari membersihkan kotorang yang menempel pada Sampah non organik air bersih, selanjutnya dibentuk dengan berbagai pola sehingga menjadi bunga yang indah.

“Botol dan gelas plastik mereka kumpukan selajutnya di pilah kemudian mereka bentuk pola sesuai yang mereka inginkan,”jelasnya.

Adapun bentuk kerajinan yang dibentuk dari botol dan gelas plastik dibentuk berbagai macem bentuk variasi bunga yang hampir mirip dengan bunga aslinya.

“Kegiatan tersebut berjalan melalui pemberdayaan masyarakat yang berbasis kewirausahaan dan dalam kegiatan tersebut selalu menerapkan protokol kesehatan guna memutus rantai covid 19 menuju masa transisi adaptasi kebiasaan baru,” ucapnya.

Hasil kerajinan kelompok ibu-ibu kreatif ini selanjutnya di tampung di Badan usaha milik Desa atau BUMDes Kuripan, sebagian di jual melalui jejeraing social atau media social.

“Biasanya mereka jual di online dan sebagian di taruh di BUMDes setempat,” ujarnya.

Kerajinan mengubah sampah plastik bekas ini di ikut sertakan dalam lomba kampung sehat yang di gagas oleh Kapolda NTB,.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.