Dibandingkan Dengan Tujuh Negara ini, PCR di Indonesia Masih Tergolong Mahal

  • Bagikan
(Ilustrasi) PCR

Baru-baru ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta agar harga tes PCR diturunkan, karena tidak hanya sebagai pendeteksi paling akurat keberadaan virus corona dalam saluran pernapasan seseorang, tapi juga menjadi salah satu syarat wajib yang perlu dipenuhi saat bepergian dengan pesawat.

 

Tes PCR selama pandemi covid19 dinilai sangat penting, namun harga PCR di Indonesia Masih tergolong tinggi, berkisar antara Rp800 ribu.

 

Dilansir dari CNBC Indonesia, jika dibandingkan dengan 7 negara ini, yang menyediakan tes PCR dengan harga murah bahkan  jauh dengan yang telah ditetapkan di Indonesia.

  1. India

India menjadi negara yang memiliki harga PCR termurah dibandingkan ketujuh negara lain. Selain prosesnya yang tergolong cepat, sekitar 24 jam.

 

Harganya pun begitu jauh di bawah Indonesia, yaitu sekitar 500 rupee atau setara dengan Rp96 ribu. Harga ini sudah diturunkan oleh pemerintah India yang sebelumnya mencapai 800 rupee atau setara Rp150 ribu dengan harapan terjangkau untuk masyarakat awam.

 

  1. Malaysia

Harga PCR di Malaysia ditetapkan berdasarkan aturan Emergency Ordinance 2021 yang diberlakukan tanggal 17 Mei untuk laboratorium swasta. Harga tes PCR di Semenanjung Malaysia yaitu sekitar 150 ringgit atau setara dengan Rp509 ribu, sedangkan di Serawak dan Sabah harga tertinggi PCR yaitu sekitar 200 ringgit atau Rp679 ribu.

 

  1. Filipina

Tes PCR di Filipina juga relatif lebih murah dibandingkan dengan Indonesia. Masyarakat Filipina dapat melakukan tes PCR hanya dengan PDP 1.500 atau sekitar Rp427 ribu. Tidak hanya itu, terdapat subsidi yang diberikan untuk tes PCR pada anak.

 

  1. Vietnam

Vietnam menjadi negara lain dengan harga PCR yang lebih rendah dari Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Vietnam, untuk melakukan sekali tes PCR, masyarakat Vietnam perlu membayar 734.000 dong atau setara dengan Rp460 ribu per 1 Juli 2021.

 

  1. Turki

Biaya tes PCR di negara Turki memiliki selisih harga sedikit lebih rendah dibandingkan Vietnam dan Filipina. Semua rumah sakit dan pusat kesehatan Turki mematok harga 250 Lira atau setara dengan Rp422 ribu untuk satu kali tes PCR.

 

  1. Ukraina

Rata-rata harga tes PCR di negara tersebut yaitu sekitar 1200 Hryvnia hingga 1500 Hryvnia atau sekitar Rp654 ribu hingga Rp800 ribu. Namun, terdapat selisih harga yang lebih murah pada dua bandara di ibukota Ukraina, Kiev, yaitu 610 – 700 Hryvnia (Rp322 – Rp376 ribu) di bandara Boryspil dan 900 Hryvnia atau Rp483 ribu di bandara Sikorsky.

 

Masyarakat Ukraina juga memiliki opsi mendapatkan hasil lebih cepat, sekitar 6 jam, dengan membayar senilai 900 Hryvnia atau Rp483 ribu.

 

  1. Rusia

Berdasarkan Skytrax, biaya tes PCR di negara Rusia berkisar antara US$ 22 – US$ 30 atau setara dengan Rp316 – Rp431 ribu. Bahkan hasil tes PCR bisa didapatkan hanya dalam waktu 2 jam di bandara Sheremetyevo Moskow dengan membayar sekitar US$ 36 atau sekitar Rp517 ribu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *