Demo Ditengah Pandemi Covid-19, Empat Orang Korlap Aksi Dipanggil Polisi

Perisainews.com – Demo Warga Desa Montong Are Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, di depan kantor camat setempat berbuntut peemanggilan terhadap Korlap Aksi, Sabtu (18/4).

Empat orang warga desa montong are sebgai korlap aksi, dipanggil oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Barat, terkait aksi demo tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K. didampingi Kasubbag Humas Polres Lobar Iptu Ketut Sandiarsa, SH., membenarkan pemanggilan empat warga Desa Montong Are Kediri Lombok Barat.

“Pemanggilan dilakukan terhadap yang bertindak sebagai korlap aksi saat demo di depan kantor camat kediri,” ungkapnya.

Banner Iklan Aruna

Terhadap empat orang telah dilakukan pemanggilan, karena yang bersangkutan telah melakukan aksi demo diwilayah hukum polsek kediri.

“Dalam aksi demo ini, mereka tidak mengantongi izin,” imbuhnya.

Selain itu, sesuai dengan maklumat kapolri terkait larangan aksi demo di tengah masa pandemi virus corona ini, membuat pihak kepolsian memanggil empat orang korlap aksi demo tersebut.

“Hingga saat ini terhadap empat orang korlap tersebut tengah di lakukan klarifikasi motif dan latar belakang aksi demo depan kantor camat kediri,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan, ratusan warga desa montong are kecamatan kediri kabupaten lombok barat melakukan aksi demo didepan kantor camat setempat, Rabu (15/4).

Demo ini menunut pelayanan kesehatan yang tidak maksimal, dan merasa terintimidasi oleh prosedur pelayanan kesehatan di puskesmas.

Warga juga merasa terancam karena isu-isu yang tidak benar, terutama yang tersebar melalui media sosial.

“Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal yang serupa, karena negara kita negara hukum,” ujarnya.

Apabila di Masyarakat ada suatu permasalahan bisa dengan musyawarah mufakat, namun apabila tidak ada titik temu dari permasalahan tersebut silahkan tempuh jalur hukum.

“Jadi sudah jelas bila tidak sesuai hukum, maka kami akan tindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.