Binkam  

Dampingi Bupati Lobar Beri Himbauan Lewat Pengeras Suara, Subsektor Kuripan Lakukan Pengamanan Batasi Masyarakat yang Hadir

Perisainews.com – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengunjungi Masjid Hidayatul Muhtar Ds.Kuripan, Kec.Kuripan, Kab.Lobar, Selasa (7/4).

Kasubsektor Kuripan Ipda Agus Supriadi saat pengamanan mengatakan bahwa kegiatan Kunjungan Bupati Lobar sebagai usaha menekan penyebaran covid 19 atau corona di Kab. Lobar.

Banner Iklan Aruna

“Terhadap kegiatan Bapak Bupati ini, Subsektor kuripan melakukan pengamanan serta pembatasan Masyarakat yang hadir,” ungkapnya.

Untuk itu, pesan Bupati Lobar ini disampaikan melalui pengeras suara yang ada di masjid Hidayatul Muhtar.

Kedatangan Bupati Lombok Barat didampingi oleh Sekda, kepala Dinas Menkoinfo dan Kasat Pol-PP Kab.Lobar

Adapun dalam kedatangannya tersebut Bupati Lombok Barat beserta rombongan disambut langsung oleh Camat Kuripan, Kepala Desa Kuripan, Kasub Sektor Kuripan dan Tokoh Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid secara langsung menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kuripan melalui pengeras suara.

Pesan disampikan terkait dengan usaha pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa untuk menekan penyebaran covid 19 atau corona.

“Seperti yang diketahui bahwa, Virus ini sekarang mewabah di seluruh dunia,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan bahwa, di Indonesia sudah hampir mencapai 3000 orang positif dan di NTB sudah 10 orang.

“Mudah-mudahan di Lobar tidak ada sehingga perlu peran kita, saya menyampaikan pesan yang pertama agar kita semua rajin-rajin mencuci tangan,” ujarnya

Ditekankan pula bila perlu memakai Hansanitaizer, disamping sebagai anjuran agama seperti kegiatan berwudhu.

“Kemudian yang kedua, kalau kita tidak memiliki kepentingan yang mendesak lebih baik kita tinggal dirumah,” imbuhnya.

Dijelaskan bahwa seandainya memiliki kepentingan yang benar-benar mendesak, agar diusahakan memakai masker.

“Jaga jarak, terlebih kita mengetahui orang yang kita ajak baru pulang dari luar daerah atau zona merah,” pesannya.

Diharapkan kepada Masyarakat agar tetap tenang, jangan panik namun tetap waspad waspada.

“Selalu mentaati aturan pemerintah ( MUI ) yang sudah memiliki ilmu agama yang tinggi,” katanya.

Menurutnya pemerintah akan terus memikirkan jalan keluar bagi warga yang membutuhkan dan secara struktural akan ikut memeberikan bantuan.

“Bantuan akan diberikan kepada masyarakat sesuai tingkatan masing-masing,” tandasnya

Bupati juga berharap, pesan ini bermanfaat dan selalu melaksanakan ibadah dirumah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.