Bocah Temukan Jasad Bayi, Gegerkan Warga Dusun Rambut Petung Sekotong

Perisainews.com – Warga Dusun Rambut Petung, Desa pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat dihebohkan dengan ditemukannya Bayi di Kebun Cabai.

Bayi yang diketahui berjenis kelamin perempuan ini ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, terkubur tidak sempurna di dalam tanah.

Banner Iklan Aruna

Kapolsek Sekotong Polres Lombok Barat Iptu I Kadek Sumertha mengatakan bahwa saat ini jenazah  Bayi sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara NTB, Jumat (13/3).

“Saat ini, Jenazah bayi berjenis kelamin perempuan tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram,” ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan kronologis pemuan mayat bayi di Dsn. Rambut Petung II Ds. Pelangan Kec. Sekotong Kab. Lobar yaitu berrawal dari Laporan dari masyarakat, bahwa telah ditemukan mayat bayi di Dsn. Rambut Petung II Ds. Pelangan Kec. Sekotong Kab. Lobar, Rabu (11/3).

“Salah satu warga Dsn. Rambut Petung II Ds. Pelangan akan memanen cabai di kebunnya bersama anaknya,” jelasnya.

Saat Petani Cabai 40 tahun bernama Kamarudin ini sedang memanen cabai, sedangkan anaknya yang masih bocah asyk bermain menggali tanah.

“Anak dari Sdr. Kamarudin yang masih berusia lima tahun, asik bermain tanah, sedangkan ayahnya memanen cabai di TKP,” katanya.

Kamarudin kemudian diberitahu oleh anaknya, telah menemukan sesuatu didalam tanah yang digalinya saat bermain.

“Ditemukan benda mencurigakan yaitu sesuatu yang terbungkus dengaan baju kaos warna biru,” imbuhnya.

Saat diperiksa, kamarudin tidak percaya dengan apa yang ditemukan oleh anaknya, sesosok jasad bayi berjenis kelamain perempuan dikubur di kebun cabai miliknya.

“Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa bayi tersebut adalah berjenis kelamin perempuan dan di perkirakan baru berumur satu hari,” terangnya.

Atas peristiwa penemuan bayi ini, Polsek Sekotong langsung Mengecek TKP bersama Tim Identifikasi Polres Lobar dan memasang police line di TKP.

“Bayi dibawa Kepuskesmas Pelangan, selanjutnya dibawa menuju ke Rumah Sakit Bayangkara Polda NTB,” imbuhnya.

Saat ini, proses penyelidikan masih dilakukan oleh Polres Lombok Barat, dengan mengambil keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut serta berkoordinasi dengan Ketua RT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.