Begal Tidak Ada Akhlak, Dirasa Jelek Tidak Mau Ambil HP, Maunya Bawa Kabur Scoopy

  • Bagikan
Pelaku Polisi berhasil mengakap Begal di Lombok Tengah, setelah Buron hampir setahun
Lombok Tengah, NTB – Buron dari tahun lalu, Jajaran Polres Lombok Tengah berhasil membekuk pelaku begal sepeda motor.

Ini diungkapkan oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, SH., SIK., MH. melalui Kapolsek Janapria Iptu H. Muhdar secar tertulis, Minggu (12/9/2021)

Pada kesempatan itu, Kapolsek menjelaskan bahwa tim Puma berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku ini pada dini hari kemarin, Sabtu (11/09/2021).

Polisi Berhasil mengamankan pelaku Begal, DPO Polsek Janapria Lombok Tengah
DPO Setahun.

“Berhasil mengamankan Pelaku berinisial HA (31), warga Desa Beleka Kecamatan Janapria, dimana telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Janapria,” ungkapnya.

Sedangkan kronologis kejadiannya, berawal saat korban atas nama Gede bersama temannya,  berangkat dari Desa Beleka, Selasa (29/12/2020).

“Korban dan temannya sedang menggeret sepeda motor Honda scoopy warna coklat hitam, namun dihadang pelaku, saat sampai di Embung Jongkor,” terangnya.

Dalam hal ini, korban dihadang oleh pelaku yang berjumlah empat orang, Namun kedua korban berhasil kabur menyelamatkan diri.

“Para pelaku pun tidak menyerah dengan terus melakukan pengejaran, hingga di jalan raya Dsn Dasan Tengah Desa Loang Maka, Kec. Janapria,” terangnya.

Selanjutnya, korban bersama temannya dipepet dan dihadang oleh keempat pelaku sehingga korban berhenti.

 

Tidak mau ambil HP karena dirasa jelek.

”Korban disuruh mengeluarkan Hand Phone, kemudian korban mengeluarkannya akan tetapi pelaku tidak mau mengambilnya,” imbuhnya.

Karena merasa HP korban jelek, pelaku tidak mau mengambilnya, selanjutnya salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam.

“Saat itu juga, mengarahkan senjata tajam tersebut ke arah korban, sehingga menyerahkan sepeda motor Scoopy yang digunakan korban,” jelas Iptu H. Muhdar.

Setelah mengambil sepeda motor, keempat pelaku langsung melarikan sepeda motor itu ke arah Desa Beleka.

“Akibatnya, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta,” kata Kapolsek.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, tim Puma Polres Lombok tengah akhirnya mengetahui keberadaan pelaku.

“Begitu mengetahui keberadaan pelaku, saat itu juga langsung bergegas menuju rumah kediaman pelaku di Desa Beleka, dan berhasil menengkapnya,” tandasnya..

Ketika polisi melakukan introgasi awal, pelaku mengakui perbuatanya, dan mendapat bagian uang sebesar Rp500 ribu.

“Polisi tetap membawa pelaku ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kapolsek.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *