Binkam  

Adanya Kampung Sehat, Mampu Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Desa Danger Lewat UMKM

perisainews.com – Kecamatan masbagik menyiapkan desa Danger sebagai salah satu peserta lomba kampung sehat dikarenakan Desa danger sudah terpilih sebagai pemenang lomba desa Tingkat Kabupaten pada tanggal 11 maret  tahun  2019 dan selain itu desa danger  pernah menjadi juara pertama tingkat provinsi lomba TTG ( Teknologi Tepat  Guna) pada bulan juli tahun 2018 tentang pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak seperti sampah plastik menjadi  minyak tanah,solar dan bensin  dan desa Danger juga terpilih  sebagai  wakil provinsi NTB   dalam lomba TTG ( Teknologi tepat guna ) tingkat Nasional pada bulan september tahun 2019 di jogjakarta

Dibawah kepemimpinan kepala desa Bapak Kaspul Hadi  desa danger menjadi desa dengan ketahanan pangan yang maju pesat dimana masyarakatnya bisa berkarya dan membuat lapangan pekerjaan sendiri diantaranya pembuatan kerajinan kayu gaharu dan kerajinan batok kelapa yang pemasarahnnya hingga Mancanegara, diantaranya saudi arabia dan jerman dengan merekrut sekitar 600 pekerja dan dimana pekerja tersebut merupakan warga atau pemuda setempat .selain itu juga desa danger memiliki industri tahu tempe sebanyak 13 lokasi dengan rata rata pekerja dalam satu lokasi sebanyak 5 orang pekerja   dengan demikian warga  masyarakat desa danger dapat memenuhi kebutuhan perekonomiannya sehari hari dan  tidak ada pemuda yang menganggur

Banner Iklan Aruna

Dan pada Tahun 2018 Desa danger  yang di pimpin oleh bapak Kaspul  telah berhasil membuat  tempat rekreasi wisata sendiri yang diberi nama  Danger Vilage ( DV) dimana cita cita pemerintah agar setiap desa  menjadi desa mandiri dan desa danger telah memulainya lebih dahulu

Gerakan Kebersihan (Gerbek Desa)  program-program kesehatan yang di canangkan pemerintah pusat maupun Daerah.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat menekankan pada 5 perubahan perilaku hygienis, yang biasa dikenal sebagai 5 pilar STBM.

Kelima pilar tersebut adalah:

-Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS);

-Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS);

-Pengelolaan Air Minum-Makanan Rumah Tangga (PAMM RT);

-Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PS RT);

-Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC RT

Jika ini terus dilaksanakan maka tidak akan ada lagi keluhan apapun di masyarakat dan akan tetap sehat baik itu sehat secara Jasmani maupun Rohani,Terlebih lagi di masa Pandemi Covid – 19 ini

Kapolres Lotim melalui Kasubbag Humas berharap, dengan adanya kampung sehat ini Masyarakat lebih sadar akan pentingnya Kesehatan, keamanan dan kesejahteraan dengan harapan, dimasa Pandemi ini Masyarakat mampu bertahan melawan Panemi Covid – 19. Semoga saja Pandemi ini dapat segera berakhir.pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.