Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, jajaran Polsek Kilo melalui Bhabinkamtibmas terus aktif melakukan pendampingan dan pemantauan sektor pertanian di wilayah binaan.
Pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 Wita hingga selesai, Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Malaju Polsek Kilo AIPTU Iwan Setiawan melaksanakan pemantauan lahan jagung milik warga binaan atas nama Bapak Irawan (37) yang berlokasi di So Kalate, Dusun Kalate, Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.
Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut ditanami jagung varietas NK Sumo yang saat ini telah memasuki usia tanam 35 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung tumbuh dengan baik dan diperkirakan menghasilkan panen sekitar ±8 ton jagung pipil kering (JPK).
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan semangat kepada pemilik lahan agar terus merawat tanaman secara optimal. Selain itu, petani didorong untuk berinovasi memanfaatkan lahan pekarangan, serta selalu berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) apabila menghadapi kendala teknis maupun keterbatasan sarana dan prasarana pertanian, sehingga mampu meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar.
Kapolsek Kilo IPTU Rusnadin, S.H. menyampaikan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat.
“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam kegiatan produktif seperti pertanian. Hubungan yang baik dan komunikasi yang intens dengan warga menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung program pemerintah,” ujar IPTU Rusnadin.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan bahwa Polres Dompu terus mendorong peningkatan kinerja jajaran dalam mendukung ketahanan pangan.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan pemantauan yang lebih intensif terhadap hasil pertanian, khususnya jagung, sebagai komoditas unggulan daerah. Sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegas IPTU Nyoman.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat setempat.












