Berita

Polsek Sekotong Kawal Program Ketahanan Pangan di Lombok Barat

×

Polsek Sekotong Kawal Program Ketahanan Pangan di Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Polsek Sekotong Kawal Program Ketahanan Pangan di Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya mendukung program strategis pemerintah pusat terkait kemandirian pangan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan pendampingan kepada masyarakat petani. Fokus utama saat ini adalah optimalisasi lahan pertanian dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga.

Langkah nyata ini ditunjukkan melalui aksi personal Bhabinkamtibmas Desa Sekotong Barat, Aiptu I Putu Eka Ariana, yang melakukan kunjungan lapangan dan dialog interaktif dengan warga di Dusun Pengawisan, Desa Persiapan Pesisir Mas, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengawal program ketahanan pangan nasional agar berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Mendorong Produktivitas Melalui Pertanian Semangka dan Palawija

Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut menyasar para petani setempat, salah satunya adalah Bapak Manyun, seorang warga Dusun Pengawisan yang aktif mengelola lahan pertanian. Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan sebagai pengawas keamanan, tetapi juga bertindak sebagai motivator bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas komoditas lokal seperti semangka dan palawija.

Menurut Aiptu I Putu Eka Ariana, pemilihan komoditas palawija dan semangka di wilayah tersebut dinilai sangat tepat mengingat kondisi geografis dan potensi pasar yang masih terbuka lebar. Melalui diskusi hangat di sela-sela aktivitas pertanian, petugas memberikan dorongan moral agar para petani tetap konsisten dan inovatif dalam mengelola lahan yang mereka miliki.

Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa peran kepolisian di tengah masyarakat kini semakin meluas, mencakup dukungan terhadap sektor-sektor vital seperti pangan. Menurutnya, stabilitas keamanan wilayah sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan yang memadai.

Pesan Kapolsek Sekotong Terkait Program Ketahanan Pangan

Dalam keterangan resminya, Iptu I Ketut Suriarta menjelaskan bahwa kegiatan sambang warga ini merupakan bentuk implementasi dari arahan pimpinan Polri untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan swasembada pangan. Polsek Sekotong melalui para Bhabinkamtibmas di setiap desa diinstruksikan untuk terus mendampingi warga binaan mereka.

“Kami terus mendorong seluruh elemen masyarakat melalui Bhabinkamtibmas agar memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia, baik itu lahan pertanian luas maupun pekarangan rumah yang masih kosong. Tujuannya jelas, yakni mendukung program pemerintah terkait pekarangan pangan bergizi,” ujar Iptu I Ketut Suriarta.

Ia juga menambahkan bahwa semangat para petani di wilayah Sekotong perlu terus dijaga agar program ini berkelanjutan. “Bhabinkamtibmas Desa Sekotong Barat melaksanakan kegiatan DDS (Door to Door System) dan berdiskusi langsung dengan warga untuk memberikan motivasi. Kami ingin warga merasa didampingi dan didorong untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri yang sehat dan bergizi bagi keluarga mereka sendiri,” imbuhnya.

Sinergi Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Selain fokus pada sektor pertanian, kehadiran Polri di tengah ladang petani juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Kondusivitas wilayah dianggap sebagai fondasi utama bagi masyarakat untuk bisa bekerja dan bercocok tanam dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan.

Aiptu I Putu Eka Ariana dalam diskusinya bersama Saudara Manyun mengingatkan pentingnya kolaborasi antara warga dan kepolisian. Ia menekankan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil dari kerja sama yang baik antara petugas dan warga binaan.

“Kami senantiasa menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar kita semua secara bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Jika lingkungannya aman, aktivitas ekonomi seperti pertanian ini tentu akan berjalan lancar tanpa hambatan,” tutur Aiptu Putu di hadapan petani setempat.

Kegiatan ini membuahkan hasil positif dengan terjalinnya komunikasi yang lebih erat antara pihak kepolisian dan masyarakat. Warga menyambut baik edukasi dan motivasi yang diberikan, terutama terkait teknis pemanfaatan lahan sisa untuk ditanami sayur-mayur atau tanaman pangan lainnya yang dapat dikonsumsi sehari-hari guna menekan biaya pengeluaran rumah tangga.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di Dusun Pengawisan terpantau aman dan terkendali. Polsek Sekotong berkomitmen untuk terus memantau perkembangan program ketahanan pangan ini secara berkala, guna memastikan visi kemandirian pangan pemerintah dapat terwujud hingga ke pelosok desa di Kabupaten Lombok Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *