Scroll untuk baca artikel
Berita

Emak-Emak dan Rekan Pria Digelandang Tim Puma 2 Polres Bima Kota Terkait Kasus Penggelapan Sepeda Motor

×

Emak-Emak dan Rekan Pria Digelandang Tim Puma 2 Polres Bima Kota Terkait Kasus Penggelapan Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, NTB (10/5) – Dua individu, seorang emak-emak dan seorang pria, di Kota Bima, telah digelandang oleh Tim Puma 2 Sat Reskrim Polres Bima Kota atas dugaan terlibat dalam kasus penggelapan sepeda motor. Tim Puma 2, yang dipimpin oleh Katim Aiptu Hero Suharjo dan anggotanya, melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap keduanya di rumah masing-masing pada Kamis kemarin sekitar pukul 11.30 WITA. Penggerebekan tersebut dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Asakota, Rasanae Barat, dan Palibelo Kabupaten Bima.

Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, mengumumkan keberhasilan penangkapan tersebut melalui P.s Kasubseksi Pidm Sie Humas Aipda Nasrun pada Jumat pagi, 10 Mei 2024.

Menurut laporan dari korban, Tim Puma 2 langsung melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kasus penggelapan tersebut. Dari hasil penyelidikan tersebut, Tim Puma 2 berhasil mendapatkan informasi mengenai identitas dan keberadaan para pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“A1, satu dari pelaku, berhasil diidentifikasi dan ditemukan keberadaannya,” ungkap Aipda Nasrun.

Tim Puma 2 segera melakukan penangkapan terhadap para pelaku di rumah masing-masing. Kini, para pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor telah diamankan di Markas Kepolisian Resor Kota Bima untuk proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Markas Polres Bima Kota untuk dilakukan tindakan lanjutan,” tambah Nasrun.

Baca Juga:  Kedapatan Membawa , memiliki dan Konsumsi 1( satu ) botol Aqua Miras jenis Ara bali Tiga Oknum Pelajar ini, Diberikan Pembinaan Oleh Anggota Polsek Monta

Penangkapan ini menegaskan komitmen aparat kepolisian dalam menindak tegas pelaku kejahatan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.