Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomiNasional

Perekonomian Indonesia Hadapi Tantangan Global, Kemenkeu Siapkan Strategi dan Sinergi

×

Perekonomian Indonesia Hadapi Tantangan Global, Kemenkeu Siapkan Strategi dan Sinergi

Sebarkan artikel ini
Perekonomian Indonesia Hadapi Tantangan Global
Image by Kemenkeu

Jakarta, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tidak terlepas dari pengaruh global. Seperti tingginya inflasi di Amerika Serikat dan konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu perdagangan dan sektor keuangan dunia. Hal ini disampaikan Wamenkeu dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) 2024 secara virtual, Kamis (18/4).

“Kita tidak bisa hidup sendiri. Ekonomi kita sangat terhubung dengan ekonomi global. Contohnya, inflasi di Amerika Serikat yang tinggi saat ini, konflik di Timur Tengah, itu semua akan mempengaruhi perdagangan dan sektor keuangan dunia,” ujar Wamenkeu.

Menyadari hal tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan lembaga keuangan lainnya. Untuk tetap waspada dan menjaga stabilitas ekonomi. Wamenkeu menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar lembaga dalam menghadapi tantangan global ini.

“Kita harus bekerja sama dengan Bank Indonesia, OJK. Serta Lembaga-lembaga lainnya untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan,” tuturnya.

Baca Juga:  Mengulik Kebersamaan dan Inovasi: Ulang Tahun ke-7 Aruna Senggigi Resort & Convention

Selain tantangan global, Wamenkeu juga menguraikan tantangan jangka menengah yang dihadapi Indonesia, perubahan iklim dan digitalisasi. Namun demikian, hal itu dikatakan Wamenkeu merupakan sebuah tantangan. Sekaligus peluang dalam menciptakan ruang bisnis dan ekonomi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Perubahan iklim dan digitalisasi ini adalah tantangan, tapi juga peluang. Kita harus memanfaatkan peluang ini untuk menciptakan ruang bisnis dan ekonomi baru,” ungkapnya.

Menciptakan Kemakmuran dan Menuju Indonesia Emas 2045

Wamenkeu menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan Indonesia adalah untuk menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Serta menjadi negara maju menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan.

“Memang tidak mudah karena kita membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabilitas ekonomi yang terus mapan,” tuturnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Wamenkeu menekankan pentingnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui tiga sumber utama, yaitu modal, tenaga kerja berkualitas, dan produktivitas yang tinggi. Kebijakan fiskal, menurut Wamenkeu, merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan tersebut.

Baca Juga:  Ungkap Peredaran Narkotika, Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Amankan Puluhan Poket Sabu Di Alas

“Kita akselerasi pertumbuhan ekonomi, kita perkuat well being atau human capital, dan kita pastikan konvergensi antar daerah menjadi tujuan kita di dalam mengelola pembangunan,” ungkapnya.

Meningkatkan Investasi dan Mengelola Belanja Pemerintah Secara Efisien

Wamenkeu juga menyoroti pentingnya investasi dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Investasi ini harus berasal dari berbagai sumber, termasuk APBN, APBD, sektor swasta, dan BUMN. Kemenkeu, dalam hal ini, berperan menyiapkan berbagai macam fasilitas dari sisi perpajakan, digitalisasi, serta perluasan pembangunan infrastruktur untuk mendorong investasi.

“Kita telah memiliki super deduction pajak penghasilan dan juga vokasi – kita juga lakukan perluasan pembangunan berbagai macam kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, termasuk pembangunan IKN adalah untuk membangun smart city yang berbasiskan teknologi tinggi. Dengan itu, maka pengelolaan APBN dan APBD harus makin sehat,” ujar Wamenkeu.

Baca Juga:  Kontraktor di NTB Bakal Kemah di Kantor Gubernur Gegara Utang

Di sisi lain, Wamenkeu juga menekankan perlunya mengelola belanja pemerintah dengan efisien untuk menciptakan ruang fiskal yang diperlukan untuk mendorong produktivitas dan membuat program perlindungan sosial yang kuat. Ia juga berharap, agar desain rencana kerja pemerintah kedepannya dapat bersinergi dengan semua pemerintah daerah di Indonesia.

“Rancangan kerja yang ada di tingkat pusat kita harapkan bisa bersinergi dengan seluruh pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” tukasnya.

Perekonomian Indonesia menghadapi berbagai tantangan global dan jangka menengah, namun hal ini juga merupakan peluang untuk menciptakan ruang bisnis dan ekonomi baru. Kemenkeu, dengan bekerja sama dengan lembaga lainnya, telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi tantangan tersebut dan mencapai tujuan pembangunan Indonesia, yaitu menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat dan menjadi negara maju menuju Indonesia Emas 2045.