Scroll untuk baca artikel
BinkamNasionalPendidikan

Polri Luncurkan Hotline Informasi untuk Penerimaan Anggota Baru Tahun 2024

×

Polri Luncurkan Hotline Informasi untuk Penerimaan Anggota Baru Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
Polri Luncurkan Hotline Informasi untuk Penerimaan Anggota Baru Tahun 2024

Jakarta – Polri Luncurkan Hotline Informasi untuk Penerimaan Anggota Baru Tahun 2024, dalam upaya transparansi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Sehingga, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) telah membuka hotline khusus. nantinya akan melayani segala pertanyaan dan pengaduan terkait penerimaan anggota baru Polri untuk tahun 2024.

Asisten Staf Bidang Sumber Daya Manusia Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mengumumkannya, pada Selasa (26/3), mengutip dari Humas Polri.

bahwa masyarakat kini dapat menghubungi nomor 1500 598 dan 021 8060 2198 untuk mendapatkan informasi. Antara lain seputar syarat penerimaan, jadwal, serta proses penerimaan anggota Polri.

“Kami ingin memastikan bahwa proses penerimaan ini berjalan dengan transparan dan adil,” ujar Irjen Dedi.

Baca Juga:  Babinsa Gondang Dukung Pertanian Organik di Lombok Utara dengan Teknologi Modern

Lebih lanjut, Irjen Dedi menjelaskan bahwa hotline ini juga tersedia melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp dan Telegram di nomor 0813 9920 9898. Memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi dengan cepat dan efisien.

Untuk memperluas jangkauan informasi, Polri juga telah memanfaatkan media sosial. Mengundang Masyarakat untuk mengikuti perkembangan penerimaan anggota Polri melalui akun Instagram @REKRUTMEN_POLRI, Facebook REKRUTMEN POLRI, dan Twitter X REKRUT_POLRI.

“Dengan adanya berbagai kanal informasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah. Untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam proses penerimaan anggota Polri,” tambah Irjen Dedi.

Inisiatif ini harapannya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan anggota Polri. Serta memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung dengan kepolisian Republik Indonesia.