Scroll untuk baca artikel
EkonomiNasional

Menkeu Sri Mulyani Ajak Jajaran Kemenkeu Jadikan Al-Quran Pedoman Kebaikan dan Keadilan

×

Menkeu Sri Mulyani Ajak Jajaran Kemenkeu Jadikan Al-Quran Pedoman Kebaikan dan Keadilan

Sebarkan artikel ini
Menkeu Sri Mulyani Ajak Jajaran Kemenkeu Jadikan Al-Quran Pedoman Kebaikan dan Keadilan

Jakarta, – Peringatan Nuzulul Quran 1445 H menjadi momen refleksi bagi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk meneguhkan komitmen dalam mengelola keuangan negara dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Quran.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya menegaskan bahwa Al-Quran merupakan pedoman hidup yang mendorong manusia untuk selalu berbuat kebaikan, mewujudkan keadilan, dan berbagi dengan sesama.

“Nilai-nilai ini sejalan dengan tugas Kemenkeu dalam mengelola keuangan negara yang menjadi instrumen penting untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan,” ujar Menkeu.

Menkeu menekankan pentingnya bagi jajaran Kemenkeu untuk menjaga kesucian niat dan tindakan dalam menjalankan tugas. Integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan menjadi nilai-nilai fundamental yang harus dipegang teguh.

Baca Juga:  Kapolri Pertimbangkan Penyelidikan Kebocoran Putusan MK Terkait Sistem Pemilu: Apakah Akan Terjadi Polemik Nasional?

“Sebagai insan yang diamanahkan mengelola keuangan negara, kita harus selalu berpegang teguh pada Al-Quran. Jadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam setiap langkah dan keputusan,” pesan Menkeu.

Peringatan Nuzulul Quran tahun ini juga makin meriah, dengan tausiah oleh Ustadz Dr. KH. M. Cholil Nafis, M.A. dan santunan anak yatim. Kegiatan ini harapannya dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan para pegawai Kemenkeu serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Nilai-nilai Al-Quran untuk Keadilan dan Kesejahteraan

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa Al-Quran memberikan panduan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan melalui berbagai ayatnya.

“Zakat, infak, dan sedekah adalah contoh nyata ajaran Al-Quran yang mendorong semangat berbagi dan membantu sesama,” kata Menkeu.

Baca Juga:  Semarak Seni Budaya di Aruna Senggigi: Menggali Kekayaan Seni dan Budaya NTB dengan Kehadiran Chef Juna

Selain itu, Al-Quran juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab dan transparan.

“Pengelolaan keuangan negara yang baik dan akuntabel adalah kunci untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Menkeu.

Komitmen Kemenkeu Mewujudkan Nilai-nilai Al-Quran

Kemenkeu terus berkomitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Quran dalam seluruh aspek kinerjanya. Hal ini dapat terwujud melalui berbagai program dan kebijakan yang fokus pada:

  • Peningkatan integritas dan akuntabilitas: Kemenkeu terus memperkuat sistem dan mekanisme pengawasan internal untuk mencegah dan menindak segala bentuk penyimpangan.
  • Peningkatan kualitas pelayanan publik: Kemenkeu terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan kepada masyarakat.
  • Peningkatan pemerataan pembangunan: Kemenkeu terus mengalokasikan anggaran negara untuk program-program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).
Baca Juga:  Babinsa Selelos Kerahkan Warga Bergotong Royong Ratakan Tanah Pembangunan Masjid Badussalam

Peringatan Nuzulul Quran menjadi momen penting bagi Kemenkeu untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan amanah dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Quran. Dengan semangat Al-Quran, Kemenkeu optimis dapat mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang adil, transparan, dan akuntabel untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan sejahtera.