Scroll untuk baca artikel
Astronomi

Teleskop Luar Angkasa James Webb Membuka Cakrawala Baru: Mengungkap Rahasia Exomoon, Black Hole, dan Galaksi

×

Teleskop Luar Angkasa James Webb Membuka Cakrawala Baru: Mengungkap Rahasia Exomoon, Black Hole, dan Galaksi

Sebarkan artikel ini

Perisainews.com – Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) adalah teleskop ruang angkasa paling canggih yang pernah dibuat. Teleskop ini diluncurkan pada akhir tahun 2021 dan mulai beroperasi pada awal tahun 2024. JWST adalah penerus dari Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang telah mengubah pandangan kita tentang alam semesta selama lebih dari 30 tahun.

JWST memiliki cermin utama yang berdiameter 6,5 meter, enam kali lebih besar dari Hubble. Cermin ini dapat mengumpulkan lebih banyak cahaya dan melihat lebih jauh ke dalam alam semesta. JWST juga memiliki instrumen yang dapat mengamati cahaya inframerah, yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia. Cahaya inframerah dapat menembus debu dan gas yang menghalangi pandangan kita terhadap objek-objek langit.

Dengan kemampuan ini, JWST dapat mengungkap rahasia-rahasia alam semesta yang belum pernah terlihat sebelumnya. JWST dapat mempelajari exomoon, black hole, dan galaksi terjauh, serta objek-objek lain yang menarik dan misterius.

Exomoon: Dunia Baru yang Mungkin Berisi Kehidupan

Exomoon adalah satelit alami yang mengorbit planet di luar tata surya kita. Memiliki ukuran dan karakteristik yang berbeda-beda, dari yang kecil dan bebatuan hingga yang besar dan berair. Exomoon juga dapat memiliki atmosfer, iklim, dan geologi yang beragam.

Exomoon adalah tempat yang potensial untuk mencari kehidupan di luar bumi. Beberapa exomoon mungkin memiliki kondisi yang cocok untuk mendukung kehidupan, seperti air cair, suhu yang stabil, dan perlindungan dari radiasi. JWST dapat mendeteksi dan menganalisis atmosfer exomoon, mencari tanda-tanda gas yang menunjukkan adanya kehidupan, seperti oksigen, metana, dan ozon.

Baca Juga:  NASA Rilis Gambar Menakjubkan Trio Galaksi yang Berjarak 500 Juta Tahun Cahaya dari Bumi

JWST telah mengamati beberapa exomoon yang menarik, seperti Europa, yang mengorbit Jupiter, dan Titan, yang mengorbit Saturnus. Europa memiliki lapisan es yang menutupi lautan air asin, yang mungkin memiliki aktivitas hidrotermal dan organik. Titan memiliki atmosfer tebal yang kaya nitrogen, serta danau dan sungai metana cair di permukaannya. JWST dapat mengungkap lebih banyak rincian tentang exomoon ini, serta mencari exomoon lain yang mungkin ada di sekitar bintang lain.

Black Hole: Lubang Hitam yang Menelan Segalanya

Merupakan objek yang sangat padat dan kuat, yang memiliki gravitasi yang begitu besar sehingga tidak ada yang dapat lolos darinya, bahkan cahaya sekalipun. Dapat terbentuk dari runtuhnya bintang-bintang besar, atau dari penggabungan antara black hole atau objek lain.

Baca Juga:  Pasangan Lubang Hitam Supermasif Terdekat Ditemukan di Reruntuhan Tabrakan Galaksi

Black hole adalah fenomena yang menakjubkan dan menakutkan, yang dapat mempengaruhi ruang dan waktu di sekitarnya. Dapat menarik dan memanaskan materi yang ada di dekatnya, membentuk cakram akresi yang bersinar terang. Black hole juga dapat memancarkan jet partikel dan radiasi yang kuat, yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya.

JWST dapat mengamati black hole dengan detail yang belum pernah terlihat sebelumnya. Melihat black hole di pusat galaksi kita, Bima Sakti, yang memiliki massa sekitar empat juta kali massa matahari. JWST dapat mengamati bagaimana black hole ini memakan materi dari bintang-bintang dan gas di sekitarnya, serta bagaimana black hole ini mempengaruhi galaksi kita.