Scroll untuk baca artikel
BeritaPeristiwa

Tragedi Tenggelamnya Balita di Kolam Ikan, Mengingatkan Kewaspadaan Orang Tua

×

Tragedi Tenggelamnya Balita di Kolam Ikan, Mengingatkan Kewaspadaan Orang Tua

Sebarkan artikel ini
Tragedi Tenggelamnya Balita di Kolam Ikan, Mengingatkan Kewaspadaan Orang Tua

Pekalongan, Jawa Tengah – Suasana sedih menyelimuti Desa Jejerwayang, Kecamatan Bojong, ketika seorang balita ditemukan meninggal dunia di kolam ikan di rumahnya pada Jumat (26/05/2023).

Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bojong AKP Suhadi, S.H., mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari warga. Terkait kejadian tragis ini.

“Unit Reskrim Polsek Bojong telah menerima laporan mengenai meninggalnya seorang anak akibat tenggelam di kolam ikan. Yang terletak di depan rumahnya di Desa Jejerwayang, Kecamatan Bojong,” ungkapnya.

AKP Suhadi menambahkan bahwa kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Sedangkan korban adalah seorang balita perempuan berusia 2 tahun dengan inisial AA.

Baca Juga:  Northrop Akan Meningkatkan Produksi Radar E-7A Tiga Kali Lipat untuk Angkatan Udara AS

Menurut keterangan, kejadian bermula sekitar pukul 11.45 WIB ketika korban sedang bermain sendirian di kolam ikan koi di depan teras rumahnya.

Sementara itu, ibu korban EA (27) saat itu sedang menyusui adik korban di dalam kamar. Kakek dan nenek korban juga berada di ruang belakang rumah.

Sekitar pukul 12.00 WIB, ayah korban, SS (27), tiba di rumah dan terkejut melihat anaknya sudah dalam kondisi mengambang di dalam kolam ikan.

SS segera mengangkat korban yang sudah lemas dan membawanya ke RSI Pekajangan. Namun, setelah mendapatkan tindakan medis, nyawa korban tidak terselamatkan.

Kapolsek Bojong menjelaskan bahwa kolam ikan koi tersebut berada di teras rumah korban dengan kedalaman air sekitar 110 cm.

Baca Juga:  Menag Prioritaskan Lansia untuk Kuota Haji Tambahan 20 Ribu

“Ukuran kolam ini memiliki tinggi bibir kolam sekitar 30 cm, panjang 4 meter, dan lebar 110 cm. Sedangkan tinggi korban sekitar 75 cm,” jelasnya.

“Keluarga korban telah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban yang merupakan musibah murni,” tambah AKP Suhadi.

Menyikapi peristiwa yang menyedihkan ini, Kapolsek Bojong mengingatkan kepada para orang tua. Untuk selalu mengawasi dan memantau anak-anak mereka dengan seksama.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menjaga keselamatan anak-anak, terutama di sekitar air atau kolam.