Scroll untuk baca artikel
BeritaOlahraga

Putri Sopir Angkot Boyong 5 Medali Emas Cabor Menembak Porprov NTB

×

Putri Sopir Angkot Boyong 5 Medali Emas Cabor Menembak Porprov NTB

Sebarkan artikel ini

Mataram – Rifka Afriliana, atlet cabang olah raga menembak asal Kota Mataram meraih 5 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan berlangsung hingga 26 Februari mendatang.

Anak sopir angkot ini sudah mempersembahkan lima medali emas dan satu perunggu dari Cabor Menembak.

Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat memberi penghargaan dan apresiasi yang tinggi pada atlet dari Kota Mataram yang bertanding selama Porprov berlangsung.

“Apresiasi ini adalah ekspresi rasa syukur. Anak-anak kita yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, layak mendapat ucapan terima kasih yang pantas,” kata Rachmat Anggota Komisi VIII DPR RI, pada Kamis (22/2/2023).

Rifka sapaannya, mempersembahkan lima medali emas dari nomor 50 meter Rifle 3 Position Beregu, 10 meter Air Rifle Women Standard, 50 meter Prone Women Team, 10 meter Air Rifle Mixed Team Standard, dan 50 meter Prone Women.

Baca Juga:  Babinsa Peteluan Indah Bantu Kelancaran Acara Syukuran Warga Binaan

Sementara satu medali perunggu dipersembahkan dari nomor 50M Rifle 3 Position Perorangan.

Rachmat mengatakan, Rifka adalah inspirasi bagi anak-anak muda tak cuma di Kota Mataram, namun juga anak-anak muda di Bumi Gora. Pada usia yang masih begitu belia, mereka sudah bergelimang prestasi dan telah memberi kebanggaan yang luar biasa bagi daerahnya.

Berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ayah Rifka, Ahmad Rifai, adalah seorang sopir angkot. Sementara ibundanya, hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa yang menambah penghasilan keluarga dengan berjualan kerupuk.

“Ananda Rifka dan seluruh atlet-atlet Bumi Gora, kita menyematkan harapan-harapan kita tentang masa depan,” imbuh Rachmat.

Menjadi atlet berprestasi bukanlah hal yang mudah. Sebab, mereka harus secara sadar untuk berkorban. Mulai dari berkorban waktu hingga berkorban biaya.

Baca Juga:  Atasi Kesulitan Air Bersih, Babinsa Labuan Tereng Bersama Warga Pasang Pipa Saluran Air Sumur Bor

“Mereka harus menyisihkan waktu untuk menempa diri dalam latihan setiap hari. Bahkan mungkin harus rela ditepikan teman sebaya, lantaran tidak memiliki banyak waktu bermain dengan mereka karena mementingkan latihan,” kata Rachmat.

Bagi Rachmat, para atlet terbiasa berusaha dua kali lipat lebih keras dibanding orang lain. Karena itu, mereka layak mendapat apresiasi lebih atas seluruh dedikasinya bagi kebanggaan daerah.

Atas semua pencapaiannya, Rifka tak hendak berpuas diri. Alumnus SMK 2 Mataram ini masih memiliki segudang impian untuk memberi kebanggaan daerah dengan prestasi-prestasi gemilang.

“Cita-cita Rifka ingin menjadi Polwan dengan prestasi olahraga menembak yang dimilikinya, jalan untuknya akan terbuka lebar. Saya juga memiliki keinginan untuk memperkenalkan Rifka kepada Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto secara langsung nanti,” katanya.

Baca Juga:  Babinsa Malaka dan Tim Evakuasi Bantu Korban Tenggelam di Pantai Setangi-KLU

Dari 36 medali emas yang diperebutkan, sebanyak 35 medali emas, diborong oleh atlet-atlet menembak Kota Mataram. Hingga tadi malam, Kota Mataram pun masih berada pada posisi teratas klasemen perolehan medali dengan 80 emas, 59 perak, dan 39 perunggu. Sementara di posisi kedua, Lombok Barat terpaut jauh dengan 20 emas, 16 perak, dan 24 perunggu.