Scroll untuk baca artikel
BeritaBinkamDaerahHukrimNasional

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Berikan Masyarakat Pengertian Dengan Komsos Terkait Berita Hoax Penculikan Anak Yang Viral

×

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Berikan Masyarakat Pengertian Dengan Komsos Terkait Berita Hoax Penculikan Anak Yang Viral

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, NTB – Guna menjalin kedekatan yang erat bersama warga binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jembatan Kembar bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga di Dusun Baru Rimpang Selatan, Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, (2/2/2023).

“Komsos adalah salah satu kemampuan aparat teritorial yang harus di miliki aparat Babinsa. Karena dengan Komsos di harapkan seorang Babinsa akan mengetahui tentang kondisi sosial masyarakat wilayah binaan, sekaligus untuk mendapatkan data dan fakta sebagai penunjang tugas kewilayahan.” Terang Serka Surrahman Babinsa Jembatan Kembar.

Ia menambahkan, “Selain membahas terkait berita/Informasi Hoax tentang adanya penculikan anak yang beredar luas di media sosial, kami juga mengingatkan warga untuk tetap menggalakan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah masing-masing guna menciptakan Kemanan dan Ketertiban Masyarajat (Kamtibmas) yang aman dan nyaman,” tergasnya.

Baca Juga:  Polres Madina Musnahkan Puluhan Ball Daun Ganja Kering Siap Edar

“ini juga di lakukan guna mengurangi resiko-ressiko yang dapat mengganggu Kamtibmas di wilayah binaan,” tambahnya.

Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Arif Rahman S.Sos., M.M., melalui Danramil 04/Gerunf Kapten Inf Baidawi menjelaskan, “kegiatan komsos yang di lakukan Babinsa adalah upaya dalam rangka memberikan rasa aman bagi warga binaannya, di tengah maraknya berita hoax tentang penculikan anak yang beredar di masyarakat,” jelasnya.

“di sinilah peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mensterilkan suasana yang dapat menggangu Kamtibmas di wilayah, yang mana berita/informasi hoax itu jangan terlalu cepat di terima dan di teruskan oleh masyarkat, tetapi perlu di teliti keabsahan/kebenaran dan keakuratan informasi tersebut,” ujar Danramil Gerung.