oleh

Kali Ini Bripka Sakban Datangi Posko PPKM Mikro Ini Yang Dilakukan

perisainews.com – Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Lendang Nangka Uatara, Bripka Sakban Dari anggota Polsek Masbagik, Mendatangi posko Siaga Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, untuk pemasangan banner sekaligus memastikan ke siap siagaan petugas posko dalam melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan dukungan  di wilayah Borok Lelet, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Pada hari Jum’at ( 25/06).

Giat yang dilaksakan anggotanya itu  itu dibenarkan Kapolsek Masbagik AKP Zainuddin Basri, sembari menjelaskan tujuan dibuatnya posko PPKM skala mikro ini, untuk dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat melakukan sosialisasi mengenai langkah-langkah antisipasi penyebaran penyakit menular Covid-19 mulai tingkat wilayah terkecil, seperti tingkat RT dan tingkat Dusun.

Selain itu, posko ini juga digunakan sebagai sarana pendekatan kesepakatan dalam melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan memberikan dukungan, dengan memanfaatkan tenaga kesehatan setempat sekaligus melibatkan, Kepala Desa setempat,  RT, Kepala Wilayah (kawil) dan warga sekitar.

Pengendalian Covid-19 berskala mikro ini dilakukan dengan metode pendekatan kesepakatan untuk menumbuhkan kesadaran secara bersama-sama dalam melakukan pengendalian.

Pengendalian ini di mulai dari mengajak masyarakat melakukan pencegahan dengan dengan menerapkan 5M seperti selalu memakai masker, mengajak membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun, mengajak menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

Selain itu, petugas posko juga akan melakukan penanganan dengan menjalankan langkah 3T seperti melakukan testing, tracking, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi.

Sedangkan Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Dengan aspek pendukung terdiri dari pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik.

Keberadaan posko ini juga digunakan sebagai tempat menggelorakan kampung tangguh narkoba serta berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dapat mengganggu kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Selain dengan membangun kesadaran Kamtibmas melalui musyawarah di posko, BKTM juga di minta memanfaatkan berbagai kesempatan dan fasilitas publik lainnya. bahkan BKTM juga didorong untuk mendatangai warga dengan cara dor to dor (DDS), sekaligus membangun silaturahmi dengan warga binaannya.

Berbagai inovasi yang di jalankan ini semata-mata ingin menciptakan situasi yang kondusif. Namun untuk hasil yang maksimal akan di peroleh apabila terbangunnya sinergi dengan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed