oleh

Hari Ini Kabag Ops Polres Lotim Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Di Gedung Dharma

perisainews.com – Kabagops Polres Lotim Kompol Eko Mulyadi, S.H, Wakili Kapolres Lombok Timur pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral (Linsek) membahas kesiapan Operasi Ketupat Rinjani 2021 Pengamanan Idul Fitri 1442 H di Gedung Dharma Bhayangkara Polres Lotim. Senin (03/05/2021).

Rakor Linsek tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan, Dandim 1615 Lombok Timur yang diwakili Pasi Intel, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kasatpol-PP, Kepala BPBD/Basarda, Kepala ASDP Pelabuhan Kayangan, Kapolsek Jajaran Polres Lombok Timur dan Instansi terkait serta undangan lainnya.

Dalam penyampaian didepan peserta Rakor, Kompol Eko Mulyadi menjelaskan ” Tujuan dilaksanakannnya Rakor ini adalah untuk menyamakan persepsi dan dengan adanya himbauan pemerintah pusat untuk tidak melaksanakan mudik sebagai salah satu cara pemerintah untuk menekan penyebaran covid 19, khusunya di Kabupaten Lombok Timur. “Jelasnya.

Larangan atau himbauan pemerintah melarang mudik ke kampung halaman, karena dianggap tidak menutup kemungkinan para pemudik dapat menjadi penyebab penularan covid-19 secara cepat” lanjutnya.

Kabagops menjelaskan bahwa akan dibentuk Pospam di tiga titik, yaitu di Desa Jenggik Kecamatan Terara, di Desa Sepapan Kecamatan Jerowaru dan Pelabuhan Kayangan Kecamatan Pringgabaya,”pos penyekatan berlokasi di daerah perbatasan Kabupaten guna mengantisipasi para pemudik yang berasal dari luar Kabupaten masuk maupun melintas ke wilayah Kabupaten Lombok Timur. “Ujar Kabagops.

Operasi Ketupat Rinjani 2021 akan dilaksanakan selama duabelas hari terhitung mulai tanggal 5 Mei sampai dengan 17 Mei 2021, dengan melibatkan 122 orang Personil Polres dan Polsek, 6 personil dari TNI, 12 personil dari Dishub, Satpol-PP 16 orang, Damkar 10 orang, ASDP 6 orang, Pramuka 60 orang dan Basarnas 10 orang, yang terploting di tiga Pospam.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasubaghumas Iptu Lalu Jaharudin menghimbau “Mari bersama-sama kita mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa mudik lebaran tahun 2021 dilarang dan apabila tetap melaksanakan mudik lebaran akan di beri sanksi berupa memutar kembali kendaraan pada saat sampai di pos penyekatan”.Tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed